06 March 2020, 23:45 WIB

Bank Mandiri Terapkan Protokol Anti-Virus Korona


Faustinus Nua | Ekonomi

BANK Mandiri menerapkan serangkaian protokol khusus untuk mencegah penyebaran wabah virus korona (Covid-19) di lingkungan Bank Mandiri.

Salah satu prosedur dalam protokol tersebut yang disosialisasikan adalah mengenai proses isolasi. Tujuannya, untuk mencegah apabila ada tamu atau pegawai yang diduga terinfeksi virus korona untuk memasuki atau meninggalkan gedung untuk mencegah penyebaran lebih luas.

“Sedangkan karyawan yang baru kembali dari perjalanan ke luar negeri diharuskan untuk menjalani masa isolasi selama dua pekan di rumah masing-masing,” kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan dalam keterangan tertulisnya,

Saat ini, protokol tersebut telah disosialisasikan di berbagai titik informasi di kantor-kantor utama maupun kantor cabang perseroan di seluruh Indonesia.

Rully menjelaskan, penyusunan protokol tersebut telah dilakukan unit Business Continuity Management (BCM) pada periode awal merebaknya wabah Covid-19 di dunia.

Baca juga : Wabah Korona Berimbas pada Kinerja Ekspor-Impor ke Tiongkok

Proses sosialisasi pun semakin diperkuat pasca pernyataan pemerintah yang mengonfirmasi adanya pasien terinfeksi Covid-19 di Indonesia.

“Penyusunan protokol ini sebenarnya tidak terlepas analisa keseluruhan terhadap dampak penyebaran virus Covid-19, termasuk terhadap bisnis dan operasional perseroan. Penerapannya pun, kami pastikan dilakukan secara berhati-hati agar tidak mengganggu kenyamanan nasabah, tamu dan karyawan,” jelas Rully.

Bentuk penanganan lain yang sudah diterapkan, tambah Rully, adalah dengan menyediakan masker bagi karyawan dan cairan disinfektan di seluruh kantor Bank Mandiri, khususnya pada ruang publik yang banyak diakses oleh tamu dan karyawan.

“Prosedur lainnya adalah penggunaan Termometer laser untuk memeriksa suhu setiap tamu yang datang ke lokasi. Jika tamu tersebut memiliki suhu tubuh diatas 37,5 derajat celcius, maka tamu tersebut tidak diperkenankan untuk masuk ke kantor utama Mandiri dan disarankan untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” imbuhnya.

Di samping itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi secara aktif melalui media komunikasi internal terkait virus korona, seperti gejala gangguan kesehatan jika terinfeksi, panduan untuk menjaga kondisi kesehatan, dan prosedur pencegahan penyebaran virus korona, termasuk contact center yang bisa dihubungi karyawan.(OL-7)

BERITA TERKAIT