06 March 2020, 23:19 WIB

Langgar Tatakrama Pada Mahasiswi, Dosen UMY Dicopot


Ardi Teristi Hardi | Nusantara

OKNUM dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Lembaga Kerja Sama UMY, karena pelanggaran kode etik dosen dan tatakrama kepada beberapa mahasiswi sehingga terjadi ketidaknyamanan lingkungan kerja.

Dosen tersebut berasal dari Fisipol berinisial EPP.

Menurut Rektor UMY, Gunawan Budiyanto, pihak fakultas telah menggelar sidang kode etik dan mengklarifikasi terhadap pihak-pihak yang bersangkutan. Dosen tersebut dinilai telah mengeluarkan kata-kata kasar, tidak sepantasnya dilakukan seorang dosen, misalnya tolol, goblok, dan koclok.

"Dosen tersebut melakukan pelanggaraan kode etik dan pokok-pokok
kepegawaian. Kita copot dari jabatannya mulai 3 Maret," terang Gunawan, Jumat (6/3), sembari menyebutkan, yang bersangkutan tetap menjadi dosen hanya jabatannya yang dicopot.

Rektor juga menegaskan, sanksi yang diberikan mempertegas UMY sebagai kampus zero tolerance terhadap peranggan etik.

Dia juga mengklarifikasi, adanya berita yang menyudutkan dosen EPP. UMY berpendapat, framing dan pemberitaan tersebut bersumber dari dokumen yang tidak memiliki keabsahan karena tidak dilengkapi dengan tandatangan oleh pihak/pejabat yang berwenang.

''Judul berita yang tersebar menyebabkan munculnya kesalahpahaman,
dan tidak diklarifikasi terlebih dahulu sebelum berita tersebut dirilis,'' ujar Gunawan. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT