07 March 2020, 01:00 WIB

Misi Jaga Poin di All England


Mal/BadmintonIndonesia/R-3 | Olahraga

PRAVEEN Jordan/Melati Daeva Oktavianti akan jadi salah satu pasangan yang memperkuat ganda campuran Indonesia di All England 2020. Mereka pun ditarget setidaknya bisa menembus semifinal seperti tahun lalu.

“Sekelas Praveen/Melati yang pernah juara level 750 di Denmark dan Prancis, itu berarti menunjukkan kalau mereka punya kualitas. Target mereka paling tidak semifinal. Setelah itu, baru kita lihat bagaimana peluang di final dan kemungkinan juaranya. Paling minim harus menyamai hasil tahun lalu, supaya poinnya tidak berkurang,” kata pelatih ganda campuran Indonesia Richard Mainaky.

Menurut Richard, Praveen/Melati memiliki peluang besar untuk bisa lolos dari babak pertama di Inggris. Di laga perdana yang harus dijalani, Praveen/Melati akan ber­hadapan dengan Wang Chi Lin/Cheng Chi Ya (Taiwan).­ Dari catatan pertemuan, Praveen/Melati unggul 3-0 dari Wang/Cheng.

Tidak hanya Praveen/Melati, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja juga kedapatan target. Hafiz/Gloria diharapkan bisa melangkah hingga perempat final. Itu demi menjaga rang­king yang dihitung berdasarkan poin untuk menuju Olimpiade 2020. Mereka berdua saat ini berada di posisi kedelapan. Untuk bisa tampil di Olimpiade, syaratnya ialah bisa masuk rangking delapan besar dunia.

“Hafiz/Gloria sudah kehilangan Jerman Terbuka, jadi supaya aman di All England paling tidak harus perempat final,” jelas Richard.

Indonesia di nomor ganda campuran juga akan diperkuat dua pasangan muda, yakni Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dan Adnan Maulana/Mychelle Chrystine Bandaso. Mereka diharapkan bisa mendapat pengalaman di All England. Meski tak dibebani target, Rinov/Pitha dan Adnan/Mychelle tetap diminta untuk tampil maksimal.

“Untuk pelapis, mereka butuh jam terbang. Tapi, mereka juga harus berusaha semaksimal mungkin. Kalau ada kesempatan menang, ya harus diambil kemenangan itu,” kata Richard. (Mal/BadmintonIndonesia/R-3)

BERITA TERKAIT