06 March 2020, 21:30 WIB

Kuda Laut Bongkar 102 Kasus Penyelundupan BBM


Ilham Ananditya | Megapolitan

SEBANYAK  102 kasus dengan 135 tersangka telah diungkap Kuda Laut Polri saat bertugas mengawal distribusi bahan bakar minyak (BBM) dalam dua bulan terakhir.

Menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono, jumlah kasus penyelundupan BBM paling banyak di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bangka-Belitung (Babel).

Argo menambahkan, Pengungkapan di Sumsel terdapat 12 kasus dengan 19 TSK, sementara di Babel ada 11 kasus dengan 11 TSK, dan Sumbar terdapat 10 kasus dengan 17 TSK.

Di Sumsel, sambung Argo, sebanyak 70,840 liter solar, 11,630 liter solar di Bangka Belitung dan 70,640 liter solar berhasil diamankan dari 47 TSK totalnya. Dari total keseluruhan pengungkapan Satgas Kuda Laut sebanyak 209,685 liter solar, 69,821 liter premium, 340,690 liter minyak mentah dan 264, 03 liter avtur.

“Itu total pengungkapan Satgas Kuda Laut di setiap jajaran Polda,” jelas Argo.

Sementara itu Kapolri Jenderal Idham Azis mengungkapkan, alasan Satgas Kuda Laut tersebut dibentuk karena penyaluran Jenis BBM Tertentu (JBT) minyak solar telah melebihi batas kuota di tahun 2019.

Polri bekerja sama dengan kementerian dan pemangku kepentingan terkait untuk melakukan pengawasan distribusi BBM di seluruh wilayah Indonesia dalam menyasar pendistribusian sampai pada tempatnya.

Satgas Kuda Laut itu akan dipimpin langsung oleh Kabareskrim Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo dengan anggotanya Kepala Korps Brimob dan Kepala Korps Polairud. (OL-2)

BERITA TERKAIT