06 March 2020, 23:40 WIB

Stasiun KA Diperbagus Utamakan Pejalan Kaki


Put/J-2 | Megapolitan

STASIUN kereta api di wilayah DKI Jakarta diperbagus dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas terkini untuk mendukung layanan transportasi terintegrasi.

Saat ini penataan telah berlangsung di Stasiun Juanda, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Tanah Abang, dan Stasiun Sudirman. Pengerjaan proyek secara fisik telah berlangsung sejak 21 Januari 2020 yang melibatkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT MRT Jakarta (Perseroda), dan PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah itu untuk menciptakan ketertiban di kawasan stasiun dengan tetap mengedepankan kepentingan publik.

Kepentingan publik mencakup kemudahan, kenyamanan dan keamanan pengguna transportasi, jaminan bisnis bagi ojek online (ojol), ojek pangkalan (opang), dan pedagang kaki lima (PKL).

Hal itu diungkapkan bersama oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo, Executive Vice President PT KAI Daop 1 Jakarta Dadan Rudiansyah, serta Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda) Silvia Halim di Balairung, Balai Kota, Jakarta, kemarin.

Syafrin menyebutkan kondisi lalu lintas di kawasan sekitar stasiun yang belum tertata rapi kerap menimbulkan penumpukan penumpang serta berimbas pada kemacetan.

Area yang ditata antara lain area penurunan dan pengambilan penumpang ojol agar tidak menimbulkan hambatan lalu lintas di area stasiun. Lalu area parkir sementara untuk opang dalam area transit agar tetap mudah melayani penumpang, tempat pemberhentian sementara berbagai moda transportasi umum dengan penerapan sistem first in first out. “Dengan penataan ini, diharapkan pengemudi angkutan umum lebih rapi dan tertib dalam menunggu penumpang,” terang Syafrin.

Selain itu, juga dibangun plaza di jalur pedestrian sebagai area terbuka bagi pejalan kaki. Fasilitas ini terdapat di Stasiun Pasar Senen. Ada transit area tempat menunggu bagi penumpang yang akan melanjutkan atau pindah angkutan seperti di Stasiun Tanah Abang.

Di Stasiun Sudirman, pintu masuk sisi barat direlokasi agar semakin luas dan dekat dengan Terowongan Kendal. Secara keseluruhan, kegiatan penataan keempat stasiun mengutamakan pejalan kaki sebagai prioritas utama sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo. (Put/J-2)

BERITA TERKAIT