06 March 2020, 19:31 WIB

Bayi dalam Kardus dan Secarik Surat 


Januari Hutabarat | Nusantara

BAYI dalam kardus ditemukan Marsaulina Nababan, warga Desa Paniaran Kecamatan Siborong borong Kabupaten Tapanuli Utara-Sumatera Utara, didepan pintu rumah miliknya pada Kamis (5/3) pukul 22.10 WIB.

Di tengah heningnya malam dan suasana yang dingin, Marsaulina Nababan, membuka pintu rumahnya namun sontak dirinya dikejutkan dengan sebuah kardus berisikan sosok bayi jenis laki-laki.

Marsaulina bersama kepala desa juga warga lainya berusaha mencari sang pemilik bayi tersebut, namun tak berhasil ditemukan. Karena tidak ditemukan, Marsaulina bersama keluarga menggoyong sangbayi kedalam rumah sembari membungkus tubuh sang bayi tersebut.

Irwan Hutabarat, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Utara, Jumat (6/3) mengatakan, isi surat tersebut berbuyi, kalau sang anak merupakan hasil korban pemerkosaan.

Sebelumnya, sang penulis surat menjelaskan kalau dirinya sempat berniat untuk menyerahkan sang bayi kepihak panti asuhan, namun terganjal ketidak pemilikan indetitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) juga Kartu Keluarga (KK).

"Bapak/Ibu, yang menemukan bayi ini, saya minta tolong agar bayi ini dirawat dengan baik. Bayi ini lahir pada tanggal 27 Desember 2019, dengan namanya Maildan Azka.

Saya tidak memiliki pekerjaan tetap dan tidak memiliki penghasilan yang dapat memenuhi kebutuhan anak ini, sedangkan saya hidup meminta minta untuk kesinambungan hidup saya setiap harinya dan juga tidak memiliki tempat tinggal tetap.

Ibunda sang bayi mengaku sangat sayang kepada anaknya, saat ditinggalkan dalam keadaan sakit dengan bukti pada bagian kepala bayi terlihat bisul.

Sang bayi malang berikut barang milik termasuk secarik surat tersebut tengah diamankan pihak polsek Siborong borong dan sang anak dirawat oleh pihak dinas sosial Tapanuli Utara. (OL-12)
 

BERITA TERKAIT