06 March 2020, 18:57 WIB

Update Kasus Korona: Total 4 Positif dan 11 Suspek


Dhika kusuma winata | Humaniora

JUMLAH pasien positif terjangkit virus korona (Covid-19) di Indonesia bertambah dua orang. Total keseluruhan kini menjadi empat orang. Juru Bicara Nasional Kasus Covid-19 Achmad Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3), menyatakan pemerintah tengah mengawasi 11 orang suspek lainnya di Jakarta, Bandung, dan sejumlah tempat lain.

"Suspek total 13 orang dan dua di antaranya positif yakni Kasus 3 dan Kasus 4. Tinggal 11 suspek. Ada satu di Bandung masih dirawat, satu ABK Kapal Diamond Princess, sisanya ada di beberapa tempat," ungkap Yurianto.

Pemerintah baru saja mengumumkan dua pasien baru positif terkena virus korona. Dua orang tersebut memiliki riwayat kontak dengan pasien Kasus 1 dan Kasus 2 dalam acara dansa di kafe Amigos di Jakarta, pertengahan Februari lalu. Kedua pasien baru itu kini juga dirawat di RSPI Sulianti Saroso Jakarta.

"Kita dapatkan dua orang terkonfirmasi positif yang kita sebut Kasus 3 dan Kasus 4. Kondisi keduanya suhu badan masih sekitar 37,6 derajat celcius dan 37,7 derajat celcius. Masih ada keluhan batuk, pilek, tapi tidak ada keluhan sesak nafas sehingga kita berharap bisa diintervensi agar dalam waktu dekat bisa menjadi lebih baik," ucap Yurianto.

Yurianto tidak merinci jenis kelamin dan domisili kedua pasien korona baru tersebut. Yang jelas keduanya berstatus WNI, berusia 33 tahun dan 34 tahun. Keduanya dinyatakan tidak tinggal dalam satu rumah.

Ia menyatakan kedua pasien tersebut melakukan kontak dekat dengan pasien Kasus 1 dan Kasus 2 yang merupakan warga Depok, Jawa Barat. Dinas Kesehatan DKI Jakarta bersama dengan Polri dan Badan Intelijen Negara mulanya menyisir data pengunjung dan tamu sebuah kafe di Jakarta dalam kegiatan dansa tersebut.

Dari penelusuran, didapati sekitar 80 orang tamu dan pegawai kafe pada acara dansa tersebut. Penelusuran mengerucut hingga kepada tujuh orang yang diduga melakukan kontak dengan pasien Kasus 1 dan Kasus 2. Uji laboratorium kepada tujuh pasien kemudian mendapati dua di antaranya positif korona.

"Lima orang lainnya masih diobservasi, tidak langsung dipulangkan. Karena tesnya tidak cukup sekali untuk memastikan. Kami juga tengah menelusuri orang-orang yang kontak dengan pasien Kasus 3 dan Kasus 4 ini," tukas Yurianto.(OL-4)

BERITA TERKAIT