06 March 2020, 16:59 WIB

DPO Tersangka Kasus Ilham Bintang Ditangkap


Tri Subarkah | Megapolitan

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil menangkap satu tersangka DPO dalam kasus pencurian nomor kartu SIM ponsel dan pembobolan rekening wartawan senior Ilham Bintang. Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sujana, tersangka atas nama Pegik, 27, merupakan bagian dari kelompok Desar yang sebelumnya sudah diamankan bersama tujuh orang lainnya.

"P ini berperan membantu tersangka Desar dalam mendapatkan data target korban atas nama IB (Ilham Bintang)," kata Nana di Mapolda Metro Jaya, Jumat (6/3).

Baca juga: Pakar IT Ungkap Modus Pembobolan Rekening Bank Ilham Bintang

Seperti halnya Desar, Pegik juga berasal dari Tulung Selapan Ilir, Sumatera Selatan. Dalam kasus Ilham Bintang, ia bertugas membeli data nasabah kartu kredit, membeli SLIK OJK dan mengolah data kartu kredit milik Ilham.

Secara teknis, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan bahwa setelah kelompok Desar mendapatkan SLIK OJK milik Ilham Bintang, Pegik lantas melakukan pencocokan data dengan menggunakan sebuah aplikasi.

"Kemudian diserahkan kepada tersangka utama, Desar," sambung Yusri.

Setelah itu, lanjut Yusri, Desar memerintahkan anggota kelompoknya untuk melakukan tugasnya masing-masing, seperti menelepon nomor ponsel Ilham Bintang, membuat KTP palsu Ilham, serta membuat kartu SIM dengan berpura-pura sebagai Ilham.

Penangkapan Pegik merupakan tindak lanjut dari Laporan Polisi yang dibuat oleh Ilham sendiri bernomor LP/349/I/Yan2.5/2020/SPKTPMJ Tanggal 17 Januari 2020.

Atas perbuatannya, Pegik dijerat dengan Pasal 30 Ayat 3 jo Pasal 46 Ayat 3 dan atau Pasal 32 jo Pasal 48 Undang-undang No 11 tentang ITE jo Pasal 55 dan atau Pasal 40 UU Perbankan atau Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 Tindang Pidana Pencucian Uang. Ancaman hukuman pidana penjara maksimal 20 tahun.

Sebelumnya, delapan tersangka dalam kasus ini yang berhasil ditangkap masing-masing berinisial Kedelapan tersangka masing-masing adalah D, T, W, AR, J, H, R, dan HE. Kerugian material yang dialami Ilham mencapai Rp300 juta yang dibobol dari dua bank, yakni Bank Commonwealth dan Bank Negara Indonesia. (OL-14)

BERITA TERKAIT