06 March 2020, 16:25 WIB

KPAID TasikmalayaLakukan Trauma Healing bagi Siswa Korban Longsor


Kristiadi | Nusantara

Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya mengadakan kegiatan trauma healing bagi ratusan pelajar siswa sekolah dasar (SD) di Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini melibatkan artis  Cucu Cahyati dan pesulap.

Kedatangan keduanya langsung disambut meriah oleh masyarakat termasuk tim gabungan yang masih berupaya melakukan pencarian terhadap seorang korban masih tertimbun longsor. "Selama ini kita terus memantau sebab masih banyak korban siswa SD yang trauma tidak mau bersekolah karena harus melewati lokasi longsor. Kegiatan trauma healing dilaksanakan untuk menghilangkan trauma, terutama bagi korban berdampak longsor dan terisolasi," kata Kepala KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, Jumat (6/3).

Baca juga: Diguyur Hujan Lebat, Longsor Terjadi di Kudus dan Pati

Ato mengatakan kegiatan tersebut diisi acara berbagai hiburan dan juga permainan anak tradisional. Namun, hiburan itu mampu membuat anak-anak korban longsor merasa terhibur hingga mereka ikut berjoget bersama.

"Anak-anak bersama para orang tuanya tentu sangat terhibur dengan kehadiran pedangdut Cucu Cahyati bersama pesulap. Tujuan kegiatan trauma healing ini supaya mereka melupakan kejadian bencana longsor tersebut. Cucu juga sempat menyanyikan lagu berjudul 'Mabuk judi' dan 'Naik-naik ke puncak gunung'," ujarnya.

Cucu mengungkapkan kehadirannya di lokasi bencana atas kemauannya sendiri sebagai partisipasi sosial.  "Kebetulan sekali daerah kelahiran saya dari Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya. Dan saya berharap supaya musibah itu tidak terulang sampai membuat trauma para siswa SD dan tidak mau bersekolah," paparnya. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT