06 March 2020, 16:21 WIB

Cuma Bikin Melek, Kafein dalam Kopi tidak Pengaruhi Kreativitas


Melalusa Susthira K | Weekend

KOPI telah menjadi minuman populer, baik di kala sarapan untuk memulai hari, hingga minuman kopi kekinian yang akrab untuk menemani bekerja di siang hari.

Meskipun efeknya membuat tubuh menjadi lebih bersemangat dan waspada, penelitian baru-baru ini menunjukkan efek yang sebaliknya, yakni kafein yang dikandung kopi tidak merangsang daya kreativitas.

Penulis utama penelitian yang merupakan Asisten Profesor Psikologi dari Universitas Arkansas, Amerika Serikat (AS), Darya Zabelina, mengatakan bahwa dalam budaya barat, kafein telah lama distereotipkan terkait dengan pekerjaan kreatif dan gaya hidup, mulai dari penulis hingga programmer. Namun pengaruh stimulan kafein bagi kreativitas kurang diketahui, ketimbang manfaat kognitifnya yang dapat membangkitkan kewaspadaan, daya fokus, dan kinerja motorik.

Berangkat dari hal tersebut, ia lantas meneliti 80 sukarelawan secara acak yang diberikan pil kafein 200mg atau setara dengan satu cangkir kopi yang kuat. Subjek kemudian diuji pada ukuran standar pemikiran konvergen dan divergen, memori kerja, serta suasana hati.

Dalam penelitian ini, kafein terbukti meningkatkan pemikiran konvergen yakni kemampuan berpikir analitis, sementara mengonsumsi kafein tidak memiliki dampak signifikan pada pemikiran divergen atau kemampuan berpikir kreatif. Selain itu, kafein ternyata juga tidak signifikan berpengaruh terhadap memori kerja. Adapun terkait suasana hati, subjek uji yang mengonsumsinya melaporkan rasa sedih yang lebih berkurang.

"200mg kafein meningkatkan pemecahan masalah secara signifikan, namun tidak berpengaruh pada pemikiran kreatif. Itu juga tidak membuatnya (daya berpikir kreatif) menjadi lebih buruk. Jadi lanjutkan minum kopimu; itu tidak akan mengganggu kemampuan tersebut,” ungkap Zabelina yang penelitiannya diterbitkan dalam jurnal Consciousness and Cognition, seperi dikutip sciencedaily.com. (M-4)

BERITA TERKAIT