06 March 2020, 15:05 WIB

Waspada Penyebaran Virus Lewat Percikan Bersin


Ihfa Firdausya | Humaniora

AHLI Mikrobiologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara, dr. Teguh S. Hartono, Sp.MK., menyebut bahwa suatu virus terdapat dalam saluran napas manusia yang bisa keluar melalui droplet (percikan) saat seseorang bersin/batuk. 

Ketika droplet itu keluar dan terkena langsung pada orang lain atau mencemari benda-benda sekitar, di situlah potensi penyebaran virus terjadi.

"Kalau dari droplet itu sekretnya bisa nempel kemana-mana atau bisa langsung kontak ke orangnya atau bisa mencemari lingkungan. Itu yang bisa menyebabkan penularan secara kontak baik langsung maupun tidak langsung," jelas dr. Teguh dalam sebuah seminar sosialisasi pencegahan Virus Covid-19 di Universitas Tarumanagara, Jakarta Barat, Jumat (6/3).

Menurutnya, droplet tersebut bisa menyebar 1-2 meter dari orang yang mengeluarkannya.

"Kalau bersin bisa sampai mengeluarkan 40 ribu partikel droplet. Kalau batuk ataupun misalnya berbicara di depan lawan bicara selama 15 menit, kemungkinan sekitar 3 ribu droplet," ungkap dr. Teguh.

"Akibat droplet yang dikeluarkan dan dia mencemari lingkungan, kemudian lingkungan itu tersentuh oleh tangan kita, tangan kita kemudian mengelap muka, kucek-kucek mata atau hidung, itu bisa kemungkinan menyebabkan masuknya virus tersebut ke tubuh kita," jelasnya.

Baca juga: Empat Suspect Korona Kelompok Dansa di Jakarta Jalani Tes Lab

Dr. Teguh menyebut beberapa cara untuk mematikan virus dalam droplet tersebut yang berpotensi menempel pada benda-benda di sekitar. Pertama, air mendidih disebut bisa mematikan virus.

"Kalau pemanasan 20 menit dengan air mendidih, ini sudah bisa mematikan virus tersebut," jelasnya.

Selain itu, lanjut dr. Teguh, larutan pemutih juga bisa digunakan untuk membersihkan benda-benda yang terkontaminasi virus.

"Larutan pemutih ini mengandung klorin yang bisa digunakan untuk mengelap meja/kursi maupun alat-alat yang memang kontak dengan orang yang menderita infeksi ini," pungkasnya. (A-2)

BERITA TERKAIT