06 March 2020, 15:01 WIB

Cegah Covid-19 di Tempat Kerja


Ifa/Ant/H-3 | Humaniora

MOBILITAS tinggi di lingkungan kerja menjadikan pekerja rentan tertular virus korona baru (covid-19). Virus tersebut banyak menyerang pekerja usia produktif. Karenanya, diperlukan penatalaksanaan agar virus tidak menyebar di lingkungan kerja.

Ketua Program Studi Magister Kesehatan Kerja Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr dr Dewi Sumaryani Soemarko MS SpOk, memberikan kiat mencegah penyebaran virus di tempat kerja.

"Berdasarkan WHO, ada empat hal yang harus diperhatikan oleh pekerja dan manajemen, yakni tempat kerja yang bersih dan higienis, penyuluhan cuci tangan, penyuluhan kebersihan udara, dan konsultasi perjalanan ke luar negeri," kata Dewi.

Kontaminasi permukaan benda yang disentuh pekerja yang terinfeksi virus merupakan salah satu cara utama virus itu menyebar. "Oleh karena itu, tempat kerja harus bersih dan higienis. Artinya, jangan berantakan, sampah di mana-mana. Bersihkan semua meja, kursi, segala macam yang sering dipegang-pegang orang banyak. Termasuk mouse, pensil, stapler, itu bersihkan dengan disinfektan," jelasnya.

Menyoal imbauan cuci tangan, tempat kerja disarankan untuk menyediakan dispenser pembersih tangan di sekitar tempat kerja dan memasang poster cara mencuci tangan yang baik dan benar. "Kalau cuma kasih tau cuci tangan tapi tidak memberikan fasilitas susah dong," kata dr Dewi.

Pekerja yang mengalami pilek dan batuk diharuskan menggunakan masker. "Sediakan tisu serta tempat sampah yang tertutup dan higienis di tempat kerja. Udara yang bersih membuat virus susah menyebar," jelasnya. Terakhir, para pekerja harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan pihak kantor jika ingin bepergian ke luar negeri, khususnya daerah endemik. pihak kantor harus mulai mengindentifikasi pekerja yang memiliki risiko tinggi tertular covid-19.

Terpisah, dr Erlina Burhan SpP(K) dari Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia mengatakan, cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir selama 20 detik sudah cukup untuk membunuh kuman yang ada di tangan. "Tidak usah sanitizer. Yang punya akses ke tempat cuci tangan, pakai saja sabun dan air," kata Erlina. (Ifa/Ant/H-3)

BERITA TERKAIT