06 March 2020, 12:36 WIB

Kondisi Beijing Kondusif, Banyak Toko Mulai Buka


Siswantini Suryandari | Internasional

DUTA Besar Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun memastikan kondisi di Kota Beijing, ibu kota Tiongkok telah kondusif. Masyarakat mulai keluar rumah dan beraktivitas seperti sedia kala sebelum terjadinya wabah virus korona.

Dalam rekaman video, Djauhari ditemani sejumlah staf KBRI melakukan perjalanan keluar kedutaan pada Kamis (5/3) sore waktu setempat keliling Kota Beijing. Dalam video tersebut banyak kendaraan mulai memadati ruas jalan di Kota Beijing. Hal ini berbeda dengan dua minggu sebelumnya, jalan-jalan di Kota Beijing sangat sepi dari kendaraan.

Djauhari kemudian mampir ke Mal KSP, salah satu mal di Beijing yang cukup trending saat ini. Sebelum masuk ke mal, Djauhari menunjuk toko Dior memasang barang-barang produksinya di etalase. Salah satunya adalah busana batik yang dikenakan pada manekin dipajang di etalase.

"Dior mengambil motif batik untuk ditampilkan di Beijing. Ini cukup menarik. Ini sebuah peluang pasar batik Indonesia bisa masuk ke China secara masif," kata Djauhari.

Ia bersama rombongan masuk ke mal KSP dan sudah cukup banyak toko yang buka dan melayani pelanggan.  Pergerakan manusia sudah kondusif dan mendekati normal.

"Toko-toko sudah buka semua. Kehidupan di Beijing sudah menggeliat. Kehidupan di sini sudah kembali normal setelah tren korona positif. Angka kesembuhan di atas 50 ribu orang, dan mereka yang terjangkit virus korona terus menurun," tambahnya.

Hal ini menjadi sinyal baik bagi Tiongkok untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi. Bahkan bangkitnya perekonomian Tiongkok bisa berdampak positif bagi perekonomian regional dan Indonesia.

baca juga: Korsel Kecam Perintah Karantina Jepang

Pada kesempatan itu, Djauhari menjelaskan bahwa saat ini para mahasiswa Indonesia yang belajar di Tiongkok, tengah berlibur di Indonesia sejak wabah korona merebak. Mahasiswa yang tidak pulang saat ini dalam kondisi sehat. Kebutuhan masker, obat-obatan dan vitamin juga terpenuhi.

"Para staf di KBRI Beijing maupun KJRI di Guangzhou dalam keadaan sehat dan kondusif," pungkas Djauhari. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT