06 March 2020, 11:30 WIB

PT KCI Targetkan Kenaikan Hingga 352 juta Penumpang pada 2020


Ilham Ananditya | Megapolitan

SEPANJANG 2019, PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) telah melakukan berbagai macam inovasi serta modernisasi layanan KRL Commuter Line yang berawal dari semakin bertambahnya kebutuhan jasa pengguna jasa KRL serta berfokus pada upaya perbaikan fasilitas pelayanan.

Walaupun mengalami penurunan sebanyak 180 ribu penumpang pada penutupan tahun 2019,

"Ini tidak terlalu berpengaruh mengingat masalah 2019 cukup kompleks karena beberapa teknis seperti adanya blackout listrik dan demo/tawuran sampai 10 kali." tutur Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti dalam keterangan resmi, Kamis (5/3) sore.

PT KCI akan memperluas layanan kereta rel listrik ke luar wilayah Jabodetabek pada 2020 sebagai bagian dari memenuhi penugasan dari induk perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.

Baca juga: Sepanjang 2019, KCI Sukses Jual 751 Ribu Kartu Multitrip

VP Operasional PT KCI Zaini juga menyampaikan target 352 juta penumpang ini juga didukung oleh adanya pembangunan sarana lajur KA dengan target ada 1.057 KA di penutupan akhir 2020.

Sampai saat ini, sudah ada 1.001 KA yang terealisasi sampai saat ini. Pada 2019, tambah satu stasiun jadi 80 stasiun dioperasikan Stasiun Metland Telaga Murni, juga sebagai bentuk penambahan kebutuhan sarana.

"Hingga akhir 2021, akan mengoperasikan 90 loop dengan 1057 perjalanan KA untuk KCI masih seputar 80 stasiun meliputi wilayah lintas bogor, bekasi/cikarang ke arah kota, dan dalam kota" ujar Zaini.

"Pada 2018, PT KCI sudah mengangkut 336.348.316 juta penumpang, namun menurun sekitar 180 ribu-an pada 2019 jadi 336.162.186 juta penumpang. Kami juga dalam proses mengurangi gangguan teknis, dari 2018 ke 2019 sudah turun 50 gangguan teknis dan sebagai upaya perawatan kami pula" ujar Direktur Teknik dan Sarana KCI Saridal. (OL-1)

BERITA TERKAIT