06 March 2020, 08:02 WIB

Wapres Dapat Gelar Bapak Ekonomi Syariah Indonesia dari UIN Suska


Indriyani Astuti | Humaniora

WAKIL Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin, Jumat (6/3) pagi, bertolak ke Pekanbaru, Provinsi Riau untuk menerima Penganugerahan Gelar Bapak Ekonomi Syariah Indonesia dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau.

Menggunakan Pesawat Khusus Kepresidenan BAe RJ – 85, Wapres beserta Ibu Wury dan rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Pekanbaru, Provinsi Riau pada pukul 07.30 WIB.

Selanjutnya, Wapres dan rombongan diperkirakan tiba di Pangkalan Udara TNI AU Roesmin Nurjadin, Pekanbaru pada pukul 09.05 WIB.

Wapres dan rombongan akan diterima Gubernur Riau Syamsuar dan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Riau, lalu beranjak ke UIN Suska Riau, Jl. HR Soebrantas Panam, Tampan, Kabupaten Kampar, Riau.

Baca juga: Dua Biro Perjalanan Tunda Keberangkatan Jemaah Dharmasraya

Di sana, Wapres selain akan menerima penganugerahan Gelar Bapak Ekonomi Syariah Indonesia juga diagendakan melakukan Penandatanganan Prasasti Pencanangan Provinsi Riau sebagai Zona Ekonomi Syariah dan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau sebagai Pusat Penelitian dan Pengembangan Ekonomi Syariah, serta Prasasti Peresmian Masjid Raudhatus Shalihin.

Usai prosesi penganugerahan, Wapres akan menunaikan salat Jumat di Masjid Agung An-Nur Pekanbaru.

Setelah itu, Wapres beserta Ibu Wury dan rombongan kembali ke Jakarta pada siang di hari yang sama.

Dikabarkan sebelumnya bahwa ilmu ekonomi syariah yang dimiliki Ma'ruf Amin menjadi alasan kuat UIN Suska Riau memberi gelar Bapak Ekonomi Syariah.

"Maka saatnya kita menghargai beliau dengan gelar Bapak Ekonomi Syariah Indonesia," ungkap Rektor UIN Suska Riau Akhmad Mujahiddin dikutip dari rilis resmi Sekretariat Wapres di Jakarta, Jumat (6/3).

Selain Ibu Wury, turut mendampingi Wapres dalam rombongan di antaranya Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar, Staf Khusus Wapres Bidang Ekonomi dan Keuangan Lukmanul Hakim, Tim Ahli Wapres Bambang Widianto, serta Farhat Brachma. (OL-1)

BERITA TERKAIT