06 March 2020, 07:30 WIB

68 ABK Diamond Princess Diobservasi


Ant/Ind/Pra/X-6 | Humaniora

SEBANYAK 68 anak buah kapal (ABK) Diamond Princess dan 10 kru pendamping dilaporkan telah dievakuasi ke Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, kemarin. Proses observasi selama 14 hari terhadap mereka di lokasi observasi coronavirus (covid-19) pun dimulai.

"Dari 69 ABK, hanya 68 yang dipindahkan ke Sebaru Kecil. Satu masih diperiksa lebih lanjut," jelas Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Laksamana Madya Yudo Margono di Dermaga Pulau Lipan. Wartawan Metro TV Abdy Azwar Sahi melaporkan dari lokasi evakuasi, kemarin, perpindahan berlangsung 30 menit dari KRI dr Soeharso-990 menuju dermaga Sebaru Kecil. Para ABK itu diangkut dengan satu kapal landing craft utility dengan pengawalan lima Sea Rider milik Kopaska Koarmada I.

Para ABK dan kru pendamping telah tiba dengan KRI dr Suharso-990 di perairan Pulau Sebaru, sekitar pukul 18.00 WIB, Senin (2/3).

Selasa (3/3) malam, jubir pemerintah untuk penanganan virus korona Achmad Yurianto mengatakan 67 ABK Diamond Princess telah dinyatakan negatif covid-19. Namun, dua lainnya harus diperiksa lebih lanjut karena sampel sebelumnya rusak.

Sementara itu, satu ABK yang sempat dirawat di Jepang dijadwalkan pulang kemarin. Ia telah menjalani dua pemeriksaan lanjutan setelah dirawat di Jepang dan dinyatakan sembuh. Menurut Achmad Yurianto, mereka pulang atas biaya perusahaan.

"Hari ini satu pulang sudah dinyatakan negatif. Besok dua lagi yang hari ini pemeriksaan kedua pasca dirawat di Jepang," ujar Yuri kepada pers di Jakarta, kemarin. (Ant/Ind/Pra/X-6)

BERITA TERKAIT