05 March 2020, 22:11 WIB

Ahsan/Hendra tak terbebani Status Juara Bertahan di All England


Akmal Fauzi | Olahraga

GANDA putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berharap bisa tampil maksimal dan mempertahankan gelar di All England 2020. Ahsan/Hendra menjadi satu dari empat ganda putra yang dikirim PBSI untuk mengikuti All England di Birmingham, 11-15 Maret.

Peringkat dua dunia itu mengaku telah mempersiapkan diri jelang turnamen bergengsi Level Super 1000 tersebut. Meski begitu, Ahsan/Hendra tak ingin terbebani status juara bertahan.

"Beberapa hari ini latihannya banyak ke gim, sekarang tinggal jaga kondisi dan jangan sampai cedera," kata Hendra di Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (5/3).

Hendra menambahkan, banyak pemain yang ingin merebut titel All England dari mereka, termasuk rekan senegara Kevin Sanjaya/Marcus Gideon. Menurutnya, pemain yang tampil memiliki kemampuan yang merata.

"Semuanya saat ini berpeluang, persaingan juga cukup merata di ganda putra. Tidak ada lawan yang mudah, semuanya perlu diwaspadai,” kata Hendra.

Ganda putra menurunkan empat wakil yang terdiri dari Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Ade Yusuf/Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira.

Baca juga ; Hadapi All England, Susy Susanti: Jaga Kondisi Kesehatan

Dari sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting datang dengan tittle unggulan empat. Rekannya, Jonatan Christie duduk di posisi unggulan enam. Menemani Anthony dan Jonatan, juga akan turun Shesar Hiren Rhustavito dan Tommy Sugiarto.

Sementara dari ganda putri, pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu masih jadi kekuatan utama bagi Indonesia untuk meraih gelar. Juara Spain Barcelona Masters 2020 ini datang ditemani juniornya Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto.

Di ganda campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti diharapkan mampu menunjukkan taringnya di turnamen ini. Apalagi tahun lalu mereka berhasil menjejakkan kaki hingga babak semifinal. Langkah Praveen/Melati saat itu terhenti usai berhadapan dengan pemain nomor satu Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Yaqiong.

Selain Praveen/Melati, ada juga pasangan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dan Adnan Maulana/Mychelle Chrystine Bandaso.

Tahun lalu Hafiz/Gloria dan Rinov/Mentari tak bisa melangkah lebih jauh setelah kalah di laga perdananya. Sementara bagi Adnan/Mychelle, ini merupakan debut mereka di All England Open.

Terakhir dari sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung berangkat sendiri tanpa rekannya yang lain. Gregoria diharapkan bisa tampil lebih baik dari tahun lalu. Sebab di 2019, ia langsung terhenti di babak pertama usai berhadapan dengan Nozomi Okuhara, dari Jepang. (OL-7)

BERITA TERKAIT