05 March 2020, 18:55 WIB

Pekerja, Perhatikan Hal Ini Untuk Menghindari Korona


Ihfa Firdausya | Humaniora

PEKERJA kantoran harus meningkatkan kewaspadaan di tempat kerja, untuk mencegah penyebaran virus korona (COVID-19). Sebab, tempat kerja merupakan salah satu lingkungan dengan mobilitas orang yang tinggi.

"Memang di tempat kerja perlu waspada. Usia yang paling banyak (terjangkit COVID-19) itu usia produktif, atau usia kerja. Mereka mobilitasnya tinggi, mungkin gak sengaja bawa virus," ujar Ketua Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dewi Sumaryani Soemarko, di Jakarta, Kamis (5/3).

Berdasarkan informasi yang dirilis Badan Kesehatan Dunia (WHO), terdapat empat hal yang harus diperhatikan pekerja maupun otoritas kantor. Misalnya terkait tempat kerja yang bersih dan higienis, penyuluhan cuci tangan, penyuluhan kebersihan udara dan konsultasi perjalanan ke luar negeri.

Baca juga: Tangkal Korona, Tanaman Jamu Banyak Diburu

Pertama, lanjut dia, kontaminasi pada permukaan benda yang disentuh pekerja terinfeksi virus, merupakan salah satu cara penyebaran virus. Oleh karena itu, tempat kerja harus bersih dan higienis.

"Artinya, jangan berantakan, sampah di mana-mana, harus rapi dan sebagainya. Bersihkan semua meja, kursi, segala macam yang pegang orang banyak. Termasuk tetikus, pensil dan staples, itu bersihkan dengan disinfektan," jelas Dewi.

Aspek kedua terkait imbauan cuci tangan. Dia menyarankan penyediaan dispenser pembersih tangan di sekitar tempat kerja. Serta, pemasangan poster cara mencuci tangan yang baik dan benar.

"Kalau cuma kasih tau cuci tangan, tapi tidak memberikan fasilitas, susah dong," katanya.

Hal ketiga, dia menyoroti kebersihan udara di lingkungan tempat kerja. Pekerja yang menderita pilek dan batuk wajib menggunakan masker.

Baca juga: Jokowi Konfirmasi Kasus Virus Korona Pertama di Indonesia

"Sediakan tisu, serta tempat sampah yang tertutup dan higienis di tempat kerja. Udara yang bersih membuat virus susah menyebar," jelas Dewi.

Terakhir, para pekerja harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan pihak kantor, jika ingin bepergian ke luar negeri, khususnya daerah endemik. Sebaiknya, pekerja menunda perjalanan jauh.

"Untuk pekerja yang memang akan melakukan perjalanan bisnis, ituharus dikonsultasikan. Kamu pergi ke mana, berapa lama, sama siapa. Kalau Anda mau pergi ke suatu daerah endemik, tanya-tanya dulu," jelasnya.

Pihak kantor harus mulai mengindentifikasi pekerja yang memiliki risiko tinggi tertular virus korona. Dalam hal ini, pekerja yang menderita penyakit tidak menular, seperti hipertensi, diabetes dan penyakit jantung.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT