05 March 2020, 17:57 WIB

Wakil Ketua DPR: Insentif Pariwisata Perlu Dicermati


Putra Ananda | Humaniora

PEMERINTAH saat ini tengah menyiapkan insentif stimulus jilid II untuk memitigasi dampak lesunya ekonomi karena wabah virus korona atau Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menilai pemerintah memang perlu memberikan insentif agar pertumbuhan ekonomi dalam negri tetap positif.

"Saya pikir segala sesuatu mesti dilakukan untuk kemudian supaya ekonomi kita tidak terganggu," tutur Sufmi saat ditemui di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (5/3).

Salah satu upaya pemerintah untuk meminimalisir dampak wabah korona adalah dengan memberikan setumpuk paket dan insentif yang bertujuan untuk mendukung konsumsi, investasi, dan sektor pariwisata. Pemerintah pun menyiapkan anggaran Rp 10,3 triliun untuk seluruh insentif tersebut.

Dasco melanjutkan, khusus insentif di sektor pariwisata, pemerintah perlu membatasi warga negara tertentu yang berasal dari negara terdampak Corona masuk ke Indonesia. Hal tersebut dibutuhkan agar sebaran wabah korona di Indonesia tidak semakin meluas.

"Harus ada pembatasan juga ya. Jangan kataknalah ekonomi harus baik tapi kita berspekkulasi untuk keselamatan warga negara kita," ujarnya.

Selain insentif yang sudah disebutkan, pemerintah jgua memberikan insetif berupa tambahan manfaat kartu sembako, insentif bebas pajak hotel dan restoran serta kompensasinya ke pemerintah daerah (pemda), hingga tambahan subsidi bunga dan uang muka (DP) rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. (Uta/OL-09)

BERITA TERKAIT