05 March 2020, 17:00 WIB

Jual Masker Rp 300 Ribu, YLKI: PD Pasar Jaya Ngawur


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

YAYASAN Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengkritik kebijakan PD Pasar Jaya yang menjual masker dengan harga Rp 300 ribu per kotak.

Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi, menilai penetapan harga masker tersebut tidak wajar. Seperti diketahui, tingginya permintaan masyarakat menyebabkan harga masker melonjak tajam.

"Nah, yang saya kira ngawur itu PD Pasar Jaya. Anies harus menegur Dirut Pasar Jaya. Kan Pasar Jaya bisa mengakses dari produsennya langsung. Jadi, bisa mendapatkan harga yang wajar," kata Tulus saat dihubungi, Kamis (5/4).

Selaku bagian dari pemerintahan, lanjut dia, PD Pasar Jaya seharusnya melakukan operasi pasar, agar harga masker kembali normal.

Baca juga: Ini Harga Masker dan Hand Sanitizer di PD Pasar Jaya

"Jangan cari untung. Saya kira juga sekarang levelnya belum emergency ya soal korona. Untuk menenangkan warga, jual masker dengan harga wajar, bukan ikut-ikutan begitu," pungkas Tulus.

Menurutnya, harus ada pengaturan ulang terhadap tata niaga masker di dalam negeri. Mulai dari pembatasan pembelian, ketentuan penyimpanan, hingga larangan ekspor. Dia menkankan jangan sampai fenomena harga masker yang meroket, dicurigai sebagai upaya penimbunan.

"Bisa saja kalau dia (PD Pasar Jaya) tidak menjual langsung, dalam arti sengaja menyimpan. Disebut menimbun kan, ketika sengaja menyimpan dan kemudian tidak menjual ke pasar, dengan harapan ada lambungan harga," papar Tulus.

Selain YLKI, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta juga mengecam langkah PD Pasar Jaya yang menjual masker dengan harga mahal. Mereka menilai tindakan itu justru menyusahkan masyarakat menengah ke bawah, yang rutin berbelanja di pasar tradisional.(OL-11)

BERITA TERKAIT