05 March 2020, 15:39 WIB

Indonesia Maksimalkan All England untuk Dulang Poin Olimpiade


Akmal Fauzi | Olahraga

SEKRETARIS Jenderal Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Achmad Budiharto, mengatakan tim Indonesia akan memaksimalkan turnamen All England 2020 untuk memantapkan poin menuju Olimpiade Tokyo 2020.

Indonesia menurukan 25 atlet untuk mengikut ajang tertua bulu tangkis yang diselenggarakan di Arena Birmingham, Inggris pada 11-15 Maret 2020.

Baca juga: Christo Pembuka Laga Piala Davis Indonesia Lawan Kenya

“Kami harap ini adalah kesempatan baik untuk tim Indonesia. Semakin memantapkan diri, bagi yang belum, ini adalah kesempatan untuk memfiksasikan masuk ke perhitungan Olimpiade 2020,” kata Achmad yang juga menjadi Ketua Kontingen (CdM), di Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (5/3).

Ganda putra menurunkan empat wakil yang terdiri dari Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Ade Yusuf/Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira.

Indonesia berpeluang meraih gelar di sektor ganda putra. Dari keempat nama tersebut, Indonesia berhasil menduduki daftar unggulan satu dan dua melalui Kevin/Marcus dan Hendra Ahsan. Kemudian Fajar/Rian menyusul sebagai unggulan lima.

Tahun lalu di All England Open 2019, Hendra/Ahsan tampil sebagai juara setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik di babak final. Sementara Fajar/Rian berhasil melangkah hingga babak empat besar.

“Kami mau step by step dulu saja, tidak memikirkan target tertentu. Semuanya saat ini berpeluang, persaingan juga cukup merata di ganda putra. Tidak ada lawan yang mudah, semuanya perlu diwaspadai,” kata Hendra.

Dari sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting datang dengan tittle unggulan empat. Rekannya, Jonatan Christie duduk di posisi unggulan enam. Menemani Anthony dan Jonatan, juga akan turun Shesar Hiren Rhustavito dan Tommy Sugiarto.

Sementara dari ganda putri, pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu masih jadi kekuatan utama bagi Indonesia untuk meraih gelar. Juara Spain Barcelona Masters 2020 ini datang ditemani juniornya Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto.

Peluang gelar juga diharapkan dari sektor ganda campuran. Juara Denmark Open dan French Open 2019, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti diharapkan mampu menunjukkan taringnya di turnamen ini. Apalagi tahun lalu mereka berhasil menjejakkan kaki hingga babak semifinal. Langkah Praveen/Melati saat itu terhenti usai berhadapan dengan pemain nomor satu Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Yaqiong.

Selain Praveen/Melati, ada juga pasangan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dan Adnan Maulana/Mychelle Chrystine Bandaso.

Tahun lalu Hafiz/Gloria dan Rinov/Mentari tak bisa melangkah lebih jauh setelah kalah di laga perdananya. Sementara bagi Adnan/Mychelle, ini merupakan debut mereka di All England Open.

Terakhir dari sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung berangkat sendiri tanpa rekannya yang lain. Gregoria diharapkan bisa tampil lebih baik dari tahun lalu. Sebab di 2019, ia langsung terhenti di babak pertama usai berhadapan dengan Nozomi Okuhara, dari Jepang.

Baca juga: Indonesia Targetkan Gelar Juara di All England

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanto, mengatakan Indonesia menargetkan satu gelar juara di ajang All England.

“Target kami tetap satu gelar mempetahankan yang tahun lalu. Sektor mana yang ditargetkan, saya enggan menyebutkan. Dikhawatirkan jadi beban si atlet tesebut,” kata Susy. (OL-6)

BERITA TERKAIT