05 March 2020, 14:54 WIB

Polda Sumsel Telusuri Potensi Penimbunan Masker


Dwi Apriani | Nusantara

Kelangkaan masker dan cairan antiseptik di apotek, minimarket, toko obat hingga hipermarket, tak hanya terjadi di Jakarta saja. Masyarakat Palembang juga mengalaminya sebagai dampak dari mewabahnya virus korona. Oleh karena itu, Kepolisian Daerah Sumatra Selatan mengambil langkah cepat untuk menelusuri penyebab sulitnya masyarakat mendapatkan dua benda tersebut.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto mengatakan kabar sulitnya mendapatkan masker merupakan hoaks. Dari data yang didapatkan di lapangan, imbuh Priyo, persediaan masker masih banyak di rumah sakit termasuk di apotek di Palembang. Ia memberi peringatan kepada berbagai pihak untuk tidak menaikkan harga masker atau menimbun masker. Apabila ada oknum yang terbukti melakukan penimbunan, Priyo memastikan akan memberlakukan sanksi seberat-beratnya pada para pelaku.

Baca juga: Masker Langka, Pemkot Balikpapan Bagikan Gratis

Diakuinya, masih banyak langkah yang akan dilakukan terkait viralnya kabar stok masker yang menipis. Ia mengaku Direktorat Krimsus Polda Sumsel sudah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk menangani masalah penimbunan masker.

"Kami sudah turunkan tim. Tim khusus ini sudah mulai melakukan pengecekan terhadap apotek dan sejumlah mini market dalam masalah ini," jelasnya di Polda Sumsel, Kamis (5/3).

Priyo juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti aturan serta arahan dari pemerintah dalam menyikapi penyebaran virus COVID-19.

"Jangan panik dan saya harap masyarakat bisa menyikapi dengan sikap dewasa serta tetap mendengarkan pemerintah terkait virus korona ini," tandasnya. (OL-14)


 

BERITA TERKAIT