05 March 2020, 10:52 WIB

PSI Kecam PD Pasar Jaya yang Jual Masker Rp300 Ribu


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

ANGGOTA Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta Eneng Maliansari mengecam langkah PD Pasar Jaya yang menjual masker dengan harga 10 kali lipat harga normal, yakni Rp300 ribu.

Milli, sapaan akrabnya, menilai tindakan itu tersebut justru menyengsarakan masyarakat menengah ke bawah yang sehari-harinya berbelanja di pasar tradisional.

“Jakarta sedang darurat. Ini bukan saatnya meraup keuntungan. Justru di situasi seperti ini, jangan kita menari di atas keresahan orang. Lebih baik tidak berjualan jika mematok harga tinggi,” kata Mili dalam keterangan resminya, Kamis (5/4).

Penjualan ini juga mengingkari komitmen Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang akan menomorsatukan keselamatan warga dalam penanganan infeksi virus korona.

Baca juga: Penimbun Masker Mulai Dibui

Menurut Mili, dengan menjual masker ke seluruh pelosok Jakarta seharga Rp300 ribu per boks memperlihatkan ekonomi yang didahulukan dan kebutuhan masyarakat diabaikan.

"Padahal pemerintah memiliki kewajiban menjamin kestabilan harga dan ketersediaan masker untuk seluruh masyarakat, bukan malah menjadikan kepanikan masyarakat menjadi kesempatan untuk mendapatkan uang," tutur Mili.

Sebelumnya, Manajer Bidang Umum dan Humas PD Pasar Jaya Gatra Vagansa menyebut harga masker sedang melonjak naik.

Adapun harga jual masker dengan merk WellBest mencapai Rp300 ribu per boks atau Rp6.500 per satuan.

PD Pasar Jaya sendiri menyiapkan 1.450 boks yang berasal dari Jak Grosir Induk Kramat Jati.

Sedangkan, untuk harga handsanitizer dijual mencapai Rp850 ribu per 10 liter atau Rp430 ribu per lima liter. Untuk pembatasannya ialah 10 liter per orang. PD Pasar Jaya telah menyiapkan 250 galon. (OL-1)

BERITA TERKAIT