05 March 2020, 10:34 WIB

Sempat Dibuka Menguat, IHSG Bergerak Turun


Hilda Julaika | Ekonomi

PEMBUKAAN indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini, Kamis (5/3), dibuka menguat di poin 5688.799. Namun, pada pukul 10.00 WIB, IHSG terlihat mulai melemah.

Tercatat penurunan saham sebesar 0,36% atau 20.465 poin menuju 5629.671. Sementara itu, untuk 45 saham unggulan turut ikut bergerak ke zona merah sebesar 0,49% ke 918.024 poin.

Pembukaan hingga pukul 10.00 WIB mencatatkan frekuensi perdagangan sebanyak 167,993 kali dengan volume perdagangan 1,4 miliar. Sementara untuk nilai transaksi saham yang terbentuk sebanyak Rp6,5 triliun.

Sebelumnya pada penutupan kemarin sore, IHSG ditutup menguat seiring ekspektasi atas pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral global.

Baca juga: Menkeu Siapkan Opsi Tunda Pungutan PPh

Tercatat IHSG masih bertahan di zona hijau dan berada di level 5.650,14 atau naik 131,51 poin (2,38%). Adapun kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 30,57 poin atau 3,43% menjadi 922,51.

Namun, analis Nafan Aji Gusta Utama mengatakan faktor stabilitas inflasi, serta komitmen pemerintah untuk menjalankan protokol kesehatan dari WHO dalam menangani dan mengatasi penyebaran covid-19 menjadi salah satu pendukung penguatan. Hal ini pun direspons positif oleh pasar.

“Penguatan IHSG itu lebih dipengaruhi faktor domestik, yakni faktor stabilitas fundamental makroekonomi domestik yang inklusif dan berkesinambungan. Hal itu menyebabkan data manufaktur PMI Indonesia kembali mengalami ekspansi dari sebelumnya kontraksi,” ujarnya kepada Media Indonesia.

Meski begitu, untuk mengukur konsistensi kelanjutan kenaikan kembali IHSG, menurut Analis Reza Priyambada, perlu dilihat dalam kurun waktu 3-4 hari ke depan.

Namun, pihaknya pun mengapresiasi langkah-langkah yang diambil Pemerintah dalam menyikapi isu domestik dan global saat ini. Termasuk berkaitan dengan penanganan Covid-19 yang memberikan reaksi positif pada pasar selama 3 hari ke belakang. (OL-1)

BERITA TERKAIT