05 March 2020, 10:16 WIB

Musim Hujan, BPBD Klaten Ingatkan Warga Tingkatkan Kewaspadaan


Djoko Sardjono | Nusantara

MENGHADAPI ancaman bencana musim hujan, BPBD Klaten, Jawa Tengah kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Sip Anwar mengatakan kewaspadaan terhadap ancaman bencana di musim hujan perlu ditingkatkan karena daerah ini rawan bencana banjir, angin puting beliung, tanah longsor, lahan hujan, dan erupsi Gunung Merapi.

"Ancaman bencana di musim hujan yang perlu diwaspadai, yaitu banjir, gerakan tanah, longsor, dan angin puting beliung. Karena itu, BPBD Klaten memprioritaskan kegiatan pengurangan risiko bencana tersebut," jelasnya, Rabu (4/3) sore.

Untuk antisipasi banjir, menurut Sip Anwar, gerakan bersih-bersih sungai dan penguatan tanggul sungai telah dilakukan secara masif dengan melibatkan jajaran Polri, TNI, BBWS Bengawan Solo, PUPR, relawan bencana, dan warga masyarakat.

Selain itu, menghadapi musim hujan ini, BPBD Klaten pun telah memberikan pelatihan-pelatihan dan simulasi penanggulangan bencana bagi komunitas relawan di Klaten. Sehingga, jika sewaktu-waktu terjadi bencana relawan telah siaga.BPBD Klaten pun telah memetakan potensi ancaman banjir yang  meliputi 11 wilayah kecamatan di Klaten, yaitu Kecamatan Gantiwarno, Juwiring, Pedan, Bayat, Cawas, Karangdowo, Wedi, Trucuk, Wedi, Karangdowo, dan Wonosari.

baca juga: Pemerintah Lepas 30 Kapal Nelayan Cantrang Tegal ke Natuna

Potensi ancaman banjir perlu diantisipasi. Pasalnya, menurut Sip Anwar, Klaten dilewati sebanyak 80 sungai meliputi klasifikasi (ordo) induk, I, II, dan III. Banjir Sungai Dengkeng, salah satunya yang paling ditakuti warga di Klaten. Ancaman bencana tanah bergerak dan longsor pun perlu diantisipasi. Terutama warga Desa Sekarbolo di Kecamatan Wedi, Desa Krikilan di Kecamatan Bayat, Desa Burikan di Kecamatan Cawas, dan Desa Ngandong di Kecamatan Gantiwarno.

"Sedangkan ancaman bencana angin kencang atau puting beliung berpotensi terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Klaten. BPBD Klaten pun telah menyusun kontijensi dan menyiapkan peralatan kebencanaan," pungkasnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT