05 March 2020, 09:35 WIB

Belum Ditemukan Kasus Korona di Sumsel, Masyarakat Jangan Gaduh


Dwi Apriani | Nusantara

HINGGA saat ini wilayah Sumatra Selatan masih diklaim bebas virus korona. Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru telah memastikan belum ditemukan adanya kasus COVID-19 ditemukan di wilayahnya.

"Belum ditemukan kasus virus korona di Sumsel, yang ada hanya tanda-tanda mendekati indikasi bahwa ini suspek korona. Memang ada warga kita yang diindikasi panas tinggi, batuk, tapi kan belum bisa kita katakan itu pasti korona, tunggu hasil laboratorium dulu. Sampai saat ini saya masih berani katakan bahwa Sumsel aman dan bebas dari virus korona," kata Herman Deru, Kamis (5/3).

Meski begitu, ia mengimbau masyarakat jangan gaduh meski banyak pemberitaan mengenai hal itu. Apalagi saat ini banyak informasi di media sosial yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

"Yang jelas imbauan saya jangan gaduh, untuk jangan terus jadikan ini bahan obrolan yang justru sebenarnya melemahkan kita sendiri. Jangan sampai orang menjadi lemah aktivitas, jangan sampai lemah produktivitas gara-gara isu korona ini. Padahal barangnya belum pasti kan, pun ada misalnya hasil laboratorium nantinya. Kita tetap waspada tetapi tidak kurangi produktivitas," jelasnya.

Ia pun meminta agar isu ini jangan dijadikan bahan untuk konsumsi media sosial.

"Orang akan takut datang ke Sumsel, orang akan menganggap Sumsel ini sebagai penyebaran virus korona yang mewabah. Jadi jangan lah kita membuat suasana seakan mencekam," ungkapnya.

Menanggapi terbatasnya stok masker dan cairan antiseptik di hampir semua apotek dan minimarket, Herman Deru menyebut hal ini merupakan tugas semua pihak. Bukan hanya pemerintah namun juga masyarakat dari lapisan desa, kelurahan, wartawan dan netizen agar menekan kepanikan di tengah masyarakat.

Ia pun meminta agar semua pihak terus memberikan sosialisasi tanpa membuat kegaduhan akan isu virus tersebut.

"Sumsel saat ini insya allah masih aman. Kita butuh bantuan semua pihak untuk tetap waspada tapi tidak panik dan kuatir berlebihan," ujarnya.

Herman Deru pun menyebut pihaknya sudah meminta agar Dinas Kesehatan mencari solusi terhadap adanya keterbatasan stok masker dan cairan antiseptik. Diantaranya mengajukan permohonan bantuan pengadaan masker ke pemerintah pusat dan membuka crisis center.

baca juga: NasDem Minta RS Swasta Ikut Perkuat Kemampuan Tangani Covid-19

Herman Deru menjelaskan, sebagai antisipasi wabah korona dirinya pun sudah mengeluarkan instruksi kepada Bupati dan Walikota di wilayah Sumsel untuk antisipasi adanya penularan virus korona di daerahnya. Bupati dan Walikota juga diinstruksikan menyebaluaskan informasi mengenai penyakit virus korona dan cara pencegahannya kepada masyarakat. Kemudian melaporkan segera dalam waktu 24 jam secara berjenjang bila diketahui ada yang diduga terindikasi virus korona.

Pihaknya juga sudah menyiagakan empat rumah sakit di empat kabupaten/kota sebagai rumah sakit rujukan dalam menanggulangi masyarakat yang terindikasi virus korona, yakni RSMH Palembang, RSU Kabupaten Lahat, RSU Kota Lubuk Linggau dan RSU Kayu Agung.

 

BERITA TERKAIT