05 March 2020, 09:30 WIB

Virus Korona Mewabah, DKI belum Tutup Tempat Hiburan Malam


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

KEPALA Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia menuturkan, sampai saat ini, pihaknya belum berencana menutup tempat hiburan malam atau tempat wisata. Hal itu berkaitan dengan merebaknya virus korona di Indonesia.

"Belum ada. Kita enggak ada yang tutup (tempat hiburan). Tapi, kita kasih surat edaran untuk SOP soal kewaspadaan virus korona," kata Cucu saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (4/3).

Surat edaran tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Gubernur Nomor 16 tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (COVID-19). Dalam surat edaran itu tertulis bagaimana Dinas Pariwisata dan Ekonomi mencegah, mendeteksi, dan mengantisipasi virus korona.

Lebih lanjut, Cucu mengatakan pihaknya masih membahas soal izin kegiatan-kegiatan yang perlu ditinjau kembali. Sebelumnya, Anies menyatakan tidak akan mengeluarkan izin keramaian untuk kegiatan besar.

Baca juga: Penimbun Masker Mulai Dibui

Penghentian ini tidak memiliki batas waktu yang ditentukan. Tujuannya guna mencegah menyebarnya paparan virus korona.

"Kita masih rapatin soal masalah event yang sudah dikeluarkan izinnya, kan perlu ditinjau lagi. Jadi, apa yang masih dan boleh dilaksanakan, dan apa yang belum (diizinkan), kriterianya seperti apa," jelas Cucu.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) juga menyatakan akan menangguhkan izin tiga konser yang semula akan diselenggarakan di Jakarta bulan ini. Yakni konser Head in the Clouds, Babymetal, dan Foals.

Festival musik Head in the Clouds yang bernaung dalam label 88rising ini direncanakan berlangsung pada 7 Maret 2020 di JIExpo Kemayoran. Head in the Clouds Jakarta akan menampilkan rapper berdarah Indonesia Rich Brian, lalu NIKI, Joji, Stephanie Poetri, dan August 08. (OL-1)

BERITA TERKAIT