05 March 2020, 08:08 WIB

Korban Tewas Akibat Virus Korona di Iran Jadi 92 Orang


Willy Haryono | Internasional

JUMLAH korban tewas akibat virus korona Covid-19 di Iran kembali bertambah hingga mencapai 92 orang pada Rabu (4/3). Satu hari sebelumnya, angka kematiannya berada di angka 77.

Dilansir dari Al Jazeera, kabar terbaru disampaikan juru bicara Kementerian Kesehatan Iran Kianoush Jahanpour dalam sebuah konferensi pers di Teheran.

"Jumlah infeksi (korona Covid-19) kini bertambah ke angka 2.922," ujar Jahanpour.

Iran kembali menjadi negara dengan angka kematian terbanyak Covid-19 di luar Tiongkok, setelah sebelumnya sempat disusul Italia dengan 79 korban.

Baca juga: Kini Arab Saudi Larang Warganya Umrah

Varian baru virus korona ini pertama kali terdeteksi di Provinsi Hubei, Tiongkok, akhir Desember 2019.

Covid-19 telah menginfeksi banyak pejabat negara Iran, termasuk 23 anggota parlemen di Teheran.

Dalam jumlah pejabat yang terjangkit virus korona Covid-19, Iran berada di urutan teratas, bahkan jika dibandingkan Tiongkok.

Dua pejabat senior Iran telah dinyatakan meninggal usai terjangkit covid-19. Mereka adalah Hadi Khosroshahi, mantan duta besar Iran untuk Vatikan, dan Mohammad Mirmohammadi, penasihat untuk Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Sementara dari semua pejabat Iran yang terjangkit virus korona, salah satunya adalah wakil presiden.

Pejabat terbaru yang terjangkit korona di negara tersebut adalah Pirhossein Kolivand, Kepala Dinas Medis Darurat Iran.

Berdasarkan data terbaru situs pemantau John Hopkins CSSE, angka kematian global akibat Covid-19 mencapai 3.213 dengan total kasus menyentuh 94.189. Sementara jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 telah melampaui 51 ribu. (OL-1)

BERITA TERKAIT