05 March 2020, 07:46 WIB

4 WNI Positif Korona dari Diamond Princess Dinyatakan Sembuh


Marcheilla Ariesta | Internasional

KEMENTERIAN Luar Negeri RI menyatakan empat warga negara Indonesia (WNI) yang terjangkit virus korona Covid-19 di kapal Diamond Princess dinyatakan sembuh.

Tiga WNI masih ada di Yokohama, sementara seorang lainnya sudah ikut pesawat dan dievakuasi dari Jepang.

"Dari total sembilan kru WNI Diamond Princess yang positif Covid-19, empat di antaranya sudah dinyatakan sembuh," tutur Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kemenlu RI Judha Nugraha, Rabu (4/3).

"Satu dari empat kru tersebut sudah pulang bersama pesawat evakuasi. Sedang tiga lainnya masih ada di Yokohama," imbuhnya.

Sementara itu sebanyak 69 WNI, termasuk seorang yang sembuh, kini sudah dievakuasi pemerintah. Proses evakuasi dilakukan pada Jumat (28/2).

Baca juga: Takut Virus Korona, Pria di Lithuania Kurung Istri di Kamar Mandi

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memastikan 69 WNI kru kapal Diamond Princess dalam kondisi sehat. Sebelum dievakuasi, semua WNI telah menjalani pemeriksaan kesehatan berulang kali.

"Mereka dalam keadaan sehat. Kalau tidak sehat, tidak boleh dievakuasi. Itu sudah jadi standar WHO. Tidak boleh ada orang dalam keadaan sakit dievakuasi," kata Muhadjir kepada wartawan di Bandara Internasional Kertajati Majalengka, Jawa Barat, Senin (2/3) lalu.

Para WNI tersebut kini tengah dikarantina di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Evakuasi 69 WNI telah dilakukan oleh tim gabungan dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kesehatan, TNI, Polri, dan awak kabin pesawat Garuda Indonesia.

Berdasarkan data terbaru di situs pemantau John Hopkins CSSE, angka kematian global akibat Covid-19 mencapai 3.198 dengan total kasus menyentuh 93.455. Sementara jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 telah melampaui 50 ribu.

Virus korona Covid-19 pertama kali terdeteksi di Tiongkok pada akhir Desember 2019. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi bahwa jumlah kasus dan kematian di Tiongkok sudah memperlihatkan tren penurunan. (OL-1)

BERITA TERKAIT