05 March 2020, 08:15 WIB

Film Rio Jadi Kenyataan Macaw Spix Dipulangkan ke Brasil


Basuki Eka Purnama | Internasional

BAK film sekuel dari film animasi Rio, sekelompok burung macaw Spix tiba di Brasil, Selasa (3/3), dalam upaya mengembalikan para burung itu ke habitat asli mereka.

Burung nuri berwarna biru cerah yang telah punah di alam liar itu menjadi terkenal pada 2011 ketika film animasi Rio menampilkan seekor macaw Spinx yang tumbuh sebagai hewan peliharaan di Minnesota dikembalikan ke Brasil dalam upaya menyelamatkan spesiesnya.

Dalam versi asli kala ini, para pakar konservasi di dua sisi Samudera Atlantik bekerja sama untuk mengirimkan 50 ekor macaw Spix dari Jerman ke Brasil dengan target mengembalikan mereka ke habitat asli.

Burung-burung itu tiba di Kota Pernambuco menggunakan pesawat

Baca juga: Kunjungan Raja Belanda Tawarkan Investasi Baru

Badan lingkungan hidup Brasil ICMBio merilis foto Menteri Lingkungan Hidup Ricardo Salles memegang sangkar berisi seekor burung dengan caption, "Mereka telah tiba!"

Burung-burung itu kini akan ditempatkan di sebuah fasilitas yang khusus dibangun di Kota Curaca, Negara Bagian Bahia.

"Mereka akan dipersiapkan selama beberapa bulan ke depan untuk pemulangan mereka ke alam liar," ujar Asosiasi untuk Konservasi Burung Nuri yang Terancam Punah (ACTP), lembaga konservasi asal Jerman.

Burung-burung itu akan dikarantina selama 21 hari dan kemudian menjalankan aktivitas yang didesain untuk membantu mereka beradaptasi pada iklim dan bertahan hidup di alam liar.

Mulai 2021, kelompok pertama burung itu akan dilepasliarkan. Sisanya akan bertahan di fasilitas itu untuk dikembangbiakan.

Macaw Spix dinyatakan punah pada 2000 akibat perburuan liar, penghancuran habitat, dan perdagangan liar. Saat ini, hanya ada 163 ekor yang tinggal di penangkaran di berbagai penjuru dunia.

Film Rio yang menampilkan suara Jesse Eisenberg, Anne Hathaway, dan Jamie Foxx berkisah mengenai Blu, macaw Spix yang dibesarkan di Minnesota dan kemudian dibawa ke Rio de Janeiro untuk dikawinkan dengan burung betina yang tersisa dari spesiesnya.

Sekuel Rio kemudian dirilis pada 2014. Kedua film itu sukses meraup pendapatan total sebesar US$1 miliar. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT