04 March 2020, 21:58 WIB

Protes Kepanikan Korona, Seorang Pria Panjat Gedung 145 Meter


Baharman | Internasional

SEORANG pendaki Perancis memanjat salah satu gedung pencakar langit tertinggi di Barcelona tanpa menggunakan alat pengaman, Rabu (4/3).

Pelaku bernama Alain Robert mengaku, apa yang dilakukan tersebut sebagai bentuk protes terhadap kepanikan atas epidemi virus korona.

Polisi hanya bisa mengawasi saat ''spiderman'' Prancis itu memanjat gedung berkaca tower Agbar setinggi 145 meter, setelah 47 menit aksi memanjatnya Polisi kemudian menahan pria 57 tahun tersebut sesaat tiba dibawah.

"Apa yang lebih menular hari ini bukanlah virus korona, itu adalah ketakutan. Mungkin ada sekitar tiga miliar orang yang takut karena penyakit ini, yang bagaimanapun, kita tidak dapat mengendalikannya," katanya kepada AFP TV sebelum memulai pendakiannya.

Menurutnya, ada analogi tertentu antara apa yang saya lakukan, memanjat tanpa tali yang dapat menimbulkan rasa takut. Dan hal yang sama terjadi dengan virus korona.

''Dalam kasus saya, kita dapat berbicara tentang rasa takut yang dikendalikan, dijinakkan,'' paparnya.

Robert terkenal karena pendakian pemberaninya hanya dengan bermodal kapur ditangan serta sepatu khusus memanjat dimana aksinya kerap bernilai pesan politik dan sosial.

Dia telah menaklukkan lebih dari 100 bangunan di seluruh dunia termasuk kompleks Burj Khalifa di Dubai, Menara Eiffel di Paris, Menara Kembar Petronas yang ikonis di Malaysia, dan Gedung Opera Sydney tanpa peralatan keselamatan. (AFP/OL-2)

 

BERITA TERKAIT