04 March 2020, 21:05 WIB

Pemerintah Evaluasi Subsidi Pupuk dan Elpiji 3 Kg


Andhika Prasetyo | Ekonomi

Pemerintah akan mengevaluasi program-program subsidi barang seperti pupuk dan elpiji tiga kilogram.

Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari kebijakan tersebut dalam menurunkan angka kemiskinan di Indonesia.

"Kita akan evaluasi karena anggaran yang dialokasikan dari APBN ke subsidi-subsidi barang itu sangat besar. Jauh lebih lebih besar dibandingkan bantuan-bantuan sosial yang berupa dana tunai," ujar Menteri Sosial Juliari Batubara di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3).

Selain itu, pemerintah juga akan menkonsolidasikan dan memfokuskan program-program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Non-Tunai dan Program Indonesia Pintar kepada golongan masyarakat yang sangat miskin.

"Tapi, sebelum itu, kita akan melakukan pemutakhiran data keluarga miskin. Dengan begitu, kita bisa mendapat data-data yang lebih akurat lagi sehingga bantuan akan semakin tepat sasaran," Tutur pria yang akrab disapa Ari itu.

Ia mengakui, selama ini, data masyarakat miskin memang belum 100% akurat. Namun, ia menilai itu hal yang wajar lantaran jumlah oenduduk Indonesia yang begitu besar dan tersebar di wilayah yang sangat luas.

Sebelumnya, transformasi subsidi elpiji 3 kg juga telah dibicarakan dalam rapat koordinasi Kementerian Koordinator Pembangunan  Manusia dan Kebudayaan (PMK) bulan lalu. (E-1)

BERITA TERKAIT