04 March 2020, 18:00 WIB

BPJAMSOSTEK Wilayah DKI Jakarta Gelar Sosialisasi PP No 82/2019


mediaindonesia.com | Ekonomi

BPJAMSOSTEK Kantor Wilayah DKI Jakarta melakukan sosialiasi tentang peningkatan manfaat program BPJAMSOSTEK bagi perusahaan sentralisasi di Orchardz Hotel Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (4/3). 

Dalam sambutannya, Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah DKI Jakarta Cotta Sembiring mengatakan bahwa program kerja sosialisasi dan edukasi manfaat program BPJAMSOSTEK kepada Perusahaan sangat diperlukan, khususnya kepada perusahaan yang kepesertaannya terpusat (sentralisasi) di Cabang Wilayah DKI Jakarta.

Acara yang dihadiri sebanyak 100 Perusahaan diselenggarakan atas kerja sama dengan seluruh Kantor Cabang se-Wilayah DKI Jakarta di bawah koordinasi Kantor Wilayah (Kanwil) DKI Jakarta.

Suhedi selaku Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Jakarta slipi mengatakan bahwa dari 100 Perusahaan yang hadir terdapat sebanyak 9 perusahaan kepesertaan Cabang Jakarta Slipi yang di antaranya adalah Pertamina, Garuda Indonesia, Gapura Angkasa, Lion Air Group, Fast Food Indonesia (KFC), BULOG, PLN, XXI (Nusantara Sejahtera Raya) dan Perumnas.

Acara sosialisasi  terkait dengan adanya Perubahan atas PP Nomor 44 Tahun 2015  menjadi PP Nomor 82 Tahun 2019 tentang peningkatan manfaat Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM)

Suhedi menjelaskan bahwa santunan bagi peserta program JKK yang meninggal, maka dua anaknya akan mendapat santunan yang sebelumnya maksimal Rp12 juta naik menjadi Rp174 juta.

"Selain itu, biaya transportasi kerja; transportasi darat sebelumnya Rp1 juta menjadi Rp5 juta, transportasi laut sebelumnya Rp1,5 juta menjadi Rp 2 juta dan transportasi udara sebelumnya Rp2,5 juta menjadi Rp10 juta,” tutur Suhedi. 

Saat ini, BPJAMSOSTEK juga memiliki layanan homecare yang diberikan paling lama 1 tahun maksimal biaya Rp20 juta, "Kemudian santunan sementara tidak bekerja (STMB) penggantian upahnya 100% selama 12 bulan pertama. Selanjutnya 50% hingga sembuh, Sebelumnya 100% untuk 6 bulan pertama," jelas Suhedi.

Adapun kenaikan manfaat Jaminan Kematian yaitu tambahan  biaya pemakaman Rp10 juta yang sebelumya hanya Rp3 juta, santunan berkala cacat total tetap/meninggal dunia Rp12 juta yang sebelumnya Rp4,8 juta.

Penggantian biaya alat bantu dengar maksimal Rp2,5 juta, penggantian gigi tiruan maksimal Rp5 juta sebelumnya Rp3 juta. "Sementara untuk santunan kematian bukan karena kecelakaan kerja, maka ahli waris berhak mendapatkan santunan sebesar Rp42 juta yang sebelumnya Rp24 juta," papar Suhedi.

Sudiono selaku Restorant General Manager Dari PT. Fast Food Indonesia (KFC Pontianak Kalimantan Barat) mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut.

"Karena sangat positif dan bermanfaat, kami sebagai peserta BPJAMSOSTEK jadi lebih paham dan mengerti manfaat kepesertaan terutama untuk masalah klaim jika terjadi kecelakaan kerja terhadap peserta, apalagi sosialisasi ini langsung disampaikan oleh pihak BPJAMSOSTEK," papar Sudiono.

Suhedi juga berharap semoga dengan kegiatan sosialisasi dan edukasi manfaat ini setiap peserta dapat memahami dan terutama memanfaatkan perlindungan program dan fasilitas manfaat layanan tambahan BPJAMSOSTEK. (OL-09)

BERITA TERKAIT