04 March 2020, 16:12 WIB

Hindari Korona, Anak TK Ubah Cara Salaman 


Dwi Tupani | Humaniora

TERDETEKSINYA dua pasien positif Covid-19 yang disebabkan virus korona di Indonesia menyebabkan masyarakat kian waspada. Salah satu kewaspadaan dilakukan dengan mengurangi kontak langsung, seperti menjabat tangan, tos (high five), ataupun fist bump saat bertemu. 

Untuk menghindari penyebaran virus korona di lingkungan sekolah, TK Negeri Pembina Tingkat Nasional (TK Pembina), Petukangan Utara, Jakarta Selatan, mulai Rabu (4/3), mengubah kebiasaan salam di pagi hari dan saat pulang sekolah dengan membungkuk saja. Biasanya saat tiba dan pulang sekolah, para siswa mencium tangan Bu Guru yang dilanjutkan dengan high five

"Mulai hari ini salam pagi dan salam pulang cukup membungkuk saja, sampai berita virus corona dinyatakan aman untuk semua. Terima kasih atas perhatiannya," ujar Siti Nuraniah, salah satu guru di TK Pembina, kepada wali murid via pesan singkat, Rabu (4/3).

Baca juga: Virus Ubah Kebiasaan Orang di Dunia

Inisiasi tersebut mendapat apresiasi dari wali murid. Para wali murid mengucapkan terima kasih atas pemberitahuan tersebut.

"Baik bu. Terima kasih infonya. Semoga masalah virus korona segera berlalu," kata Dwi, salah satu orang tua.

"Amin. Terima kasih, Bu," kata Hesi, wali murid lainnya.

Meski demikian, salah satu guru mengakui perubahan salam itu masih membuatnya canggung. Namun demi keamaan semua siswa dan guru dari ancaman virus korona, perubahan salam tetap dilakukan hingga situasi dinyatakan aman.

"Rada canggung juga. Tapi ini mengantisipasi dengan adanya virus korona," tutur Afifah Haris, guru TK Pembina. (A-2)

VIDEO TERKAIT :

BERITA TERKAIT