04 March 2020, 15:00 WIB

Korona Mewabah, DPRD: Anies Jangan Gengsi Batalkan Formula E


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

WAKIL Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, mendesak Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, berani mengambil sikap untuk tidak mengeluarkan izin kegiatan yang melibatkan orang. Termasuk, ajang balapan Formula E yang dijadwalkan pada Juni mendatang.

“Pemprov DKI Jakarta tidak perlu gengsi atau malu membatalkan Formula E. Negara lain juga membatalkan event-event besar,” pungkas anggota Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dalam keterangan resmi, Rabu (4/3).

Ara, sapaan akrabnya, menekankan 13 negara peserta Formula E 2020 memiliki kasus positif virus korona (COVID-19). Mulai dari Tiongkok, Prancis, Jerman, hingga Amerika Serikat (AS). Hal lain yang perlu diwaspadai ialah kerumunan penonton yang diprediksi mencapai 30-50 ribu orang.

Baca juga: Waspadai Korona, Anies Terbitkan Instruksi Gubernur

 

“Jangan dipaksakan. Jangan sampai Indonesia menjadi titik epidemi virus korona, hanya karena Pemprov DKI lalai melindungi warganya," ucapnya.

Sejumlah penyelenggaran event berskala besar, lanjut dia, sudah dibatalkan akibat tingginya risiko penyebaran virus korona. Misalnya kegiatan olahraga internasional, yakni MotoGP Thailand, MotoGP Qatar, Grand Prix Formula 1 Tiongkok.

Berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020, Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran hingga Rp 1,5 triliun untuk menggelar 378 kegiatan sepanjang tahun ini. Menurutnya, Pemprov DKI harus mulai menyisir dan menangguhkan kegiatan yang berisiko tinggi terhadap penyebaran virus korona.(OL-11)

BERITA TERKAIT