04 March 2020, 13:24 WIB

Bandara Bengkulu Tambah Petugas KKP Antisipasi Korona


Marliansyah | Nusantara

KANTOR Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu menambah petugas pengawasan kesehatan penumpang di Bandara Fatmawati Soekarno. Semula petugas KKP hanya tiga orang, kini menjadi enam orang.

Kordinator Wilayah KKP Bandara Fatmawati Bengkulu, Henny Dwi Kartika mengatakan, penambahan petugas ini diambil dari petugas KKP yang sebelumnya bertugas di bandar udara Pulau Enggano dan bandar udara di Kabupaten Mukomuko dan Kaur, Provinsi Bengkulu.

"Petugas KPP sekarang di bandara ditambah sebanyak enam orang dari tiga orang sebelumnya, untuk penerbangan yang ada saat ini 12 hingga 13 pesawat per hari," katanya.

Selain itu, lanjut dia, pengawasan penumpang di bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, juga diperketat menjadi tiga lapis. Pengawasan pertama dilakukan di pintu masuk keberangkatan, dan pintu kedatangan penumpang turun dari pesawat serta pengawasan dilakukan di tengah terminal.

"Pengawasan kesehatan ini dilakukan menggunakan dua alat pemindai suhu tubuh yakni thermal scanner dan thermal gun dengan alat ini, maka suhu tubuh seluruh penumpang bisa terpantau," imbuhnya.

Meski telah memperketat pengawasan dan menambah jumlah petugas, kata dia,  KKP tetap menemui kendala terutama dalam mengawasi penumpang yang memiliki riwayat penerbangan dari luar negeri.

Saat ini,  petugas kesulitan mengetahui  riwayat penerbangan penumpang dari luar negeri. Di setiap kedatangan pesawat, petugas KKP selalu menyampaikan pengumuman kepada penumpang yang memiliki riwayat penerbangan dari luar negeri agar menghubungi petugas sebelum meninggalkan bandar udara Fatmawati Soekarno.

baca juga: Antisipasi Korona, Pemkab Malang Waspadai Pendatang Luar Negeri
      
Dari pemeriksaan mulai Januari hingga awal Maret, petugas belum menemukan penumpang yang suhu tubuhnya tinggi. Berdasarkan pantauan alat pemindai suhu tubuh, rata-rata suhu tubuh penumpang di bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu di bawah 37 derajat celsius. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT