04 March 2020, 12:03 WIB

Antisipasi Korona, Masuk Gedung Pertamina Wajib Scan Suhu Tubuh


Despian Nurhidayat | Ekonomi

PT Pertamina (Persero) mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid 19) dengan menempatkan petugas kesehatan untuk memeriksa suhu tubuh seluruh pekerja dan tamu yang akan masuk ke Kantor Pusat Pertamina di Jalan Merdeka Timur Jakarta.

Pemeriksaan ini dilakukan oleh petugas kesehatan dari Rumah Sakit Pertamina Jaya di setiap pintu masuk gedung meliputi Gedung Utama, Gedung Perwira 2, Gedung Perwira 4, Gedung Perwira 6 dan Gedung Annex.

VP Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menjelaskan sesuai standar dan prosedur Health Safety, Security and Environment (HSSE) perusahaan, Pertamina harus melindungi pekerja dan tamu yang berada di lingkungan operasi perusahaan, termasuk memastikan mereka aman dari penyebaran virus Korona.

"Petugas kesehatan akan mengecek suhu tubuh pekerja dan pengunjung untuk memastikan adanya gejala medis terjangkit virus sebagai mitigasi penyebaran kepada pekerja atau pengunjung," ungkap Fajriyah dilansir dari keterangan resmi, Rabu (4/3).

Lebih lanjut, pengecekan suhu tubuh mulai berjalan sejak Senin (2/3) dan akan berlangsung terus hingga kondisi sudah kondusif.

Selain, pemeriksaan suhu tubuh bagi pekerja dan pengunjung di depan pintu masuk gedung, Pertamina juga mensiagakan petugas medis di klinik yang terletak di area Kantor Pusat untuk memberikan layanan kesehatan dini bila diperlukan.

"Petugas medis kami standby di klinik untuk melayani kebutuhan kesehatan pekerja setiap hari atau dalam kondisi darurat," lanjutnya.

Selain pemeriksaan suhu tubuh dan layanan kesehatan, Pertamina juga meminta para pekerja, mitra kerja dan keluarga untuk menangguhkan perjalanan keluar negeri baik dalam rangka kedinasan maupun non kedinasan. Untuk memitigasi resiko pekerja berada di publik area, Pertamina mengoptimalkan koordinasi melalui video/teleconference.

"Kepada pekerja, Pertamina juga terus melakukan sosialisasi dan edukasi melalui broadcast, surat edaran maupun talkshow untuk meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan pekerja terhadap virus Korona" tutup Fajriyah. (Des)'

BERITA TERKAIT