04 March 2020, 11:59 WIB

Virus Korona Mewabah, Menlu Pantau WNI di Empat Negara


Rifaldi Putra Irianto | Internasional

MENTERI Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, saat ini, pihaknya tengah fokus memberikan perhatian kepada warga negara Indonesia (WNI) yang berada di empat negara dengan peningkatan kasus virus korona COVID-19 yang signifikan.

Disebutnya berdasarkan data World Health Organization (WHO) empat negara yang mengalami peningkatan kasus virus korona yakni Iran, Jepang, Korea Selatan, dan Italia.

"Berdasarkan situation report dari WHO, angkanya menunjukkan perkembangan yang ada di Tiongkok menurun, sementara terjadi perubahan atau peningkatan di negara luar Tiongkok. termasuk empat negara yaitu Iran, Jepang, Korea Selatan, dan Italia," ucap Retno, saat ditemui di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (3/3) malam.

"Perkembangan ini menjadi panduan bagi kita untuk melakukan tugas perlindungan WNI, Oleh karena itu, dari waktu ke waktu, kita terus memonitor kondisi WNI. Semuanya kita monitor tetapi perhatian kita berikan kepada negara-negara khususnya empat negara yang sedang mengalami perkembangan kasus yang signifikan," imbuhnya.

Baca juga: Dampak Korona, Pertemuan IMF-Bank Dunia Adaptasi Format Virtual

Ia mengatakan, sejauh ini, kondisi WNI di keempat negara tersebut dapat dikatakan dalam keadaan baik. Dan pemerintah terus melakukan komunikasi intensif

"Sejauh ini, kondisi WNI kita di empat negara tersebut dalam kondisi baik. Jepang, kemarin, masih ada 5 WNI yang berstatus positif. Dulukan ada 9 namun yang 4 sudah dinyatakan negatif dan 5 masih ada di dalam rumah sakit dengan kondisi stabil. Sementara yang dari Korea Selatan, Italia dan Iran, kondisi WNI kita dalam kondisi baik dan komunikasi intensif terus dilakukan dengan KBRI kita," jelasnya.

Ia pun menyatakan dalam situasi seperti ini, komunikasi serta dukungan antar pemerintah dengan otoritas setempat sangat penting.

"Sekali lagi di dalam situasi seperti ini diperlukan saling dukung satu sama lain. Jangan kita panik, kita mesti waspada tetapi kita juga harus memberikan dukungan kepada otoritas negara lain di mana ada warga negara kita bahwa mereka akan mampu," tukasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT