04 March 2020, 11:37 WIB

Mundurnya Olimpiade akan Berpengaruh pada Dana Pelatnas


Akmal Fauzi | Olahraga

SEKRETARIS Jenderal Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Achmad Budiharto mengatakan imbas diundurnya Olimpiade 2020 akan berpengaruh ke dana pelatnas yang sudah diberikan pemerintah.

Durasi pelatihan yang semakin panjang akan berpengaruh terhadap pengeluaran biaya Pelatnas dan keperluan atlet.

“Ya pastinya berpengaruh tapi kami kan enggak bisa apa-apa ya,” kata Achmad saat dihubungi, Rabu (4/3).

Untuk diketahui, jadwal pelaksanaan Olimpiade 2020 yang rencananya digelar pada Juli-Agustus di Jepang dimungkinkan diundur hingga akhir tahun.

Baca juga: Cegah Atlet Tertular Covid-19, PBSI Perketat Aturan di Pelatnas

Langkah itu menjadi solusi jika ajang empat tahunan itu tidak bisa dilangsungkan sesuai jadwal karena wabah virus korona.

PBSI berharap pemerintah bisa memahami kondisi tersebut dan bisa mencari solusi jika adanya perubahan jadwal Olimpiade.

“Kami hanya bisa menunggu kepastian tersebut sambil kami tetap menyiapkan para atlet untuk berlatih,” jelasnya.

Saat ini sudah ada 11 pebulu tangkis Indonesia dipastikan sudah meraih tiket ke Olimpiade Tokyo 2020.

Mereka ialah tunggal putra Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting serta tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung.

Berikutnya, ada ganda putri Greysia Polii-Apriyani Rahayu serta dua wakil ganda putra Marcus Fernaldi Gideon-Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan. Sementara pada ganda campuran ada Praveen Jordan-Melati Daeva Oktavianti.

Sementara itu, salah satu wakil Indonesia yang mesti berjuang ekstra untuk mengamankan tiket Olimpade 2020 adalah duet ganda campuran Hafiz Faizal-Gloria Emmanuelle yang saat ini berada di peringkat kedelapan dunia dengan perolehan poin 63.241.

Hafiz-Gloria wajib mengamankan posisi 8 besar jika ingin memastikan 2 tiket ganda campuran untuk kontingen Indonesia. (OL-1)

BERITA TERKAIT