04 March 2020, 11:16 WIB

Senator Abdul Hakim Pantau Ngisi Bareng Sensus di BPKP


mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

BADAN Pusat Statistik (BPS) Lampung bekerja sama dengan  Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung mengadakan acara Ngisi Bareng (Ngibar) Sensus Penduduk Online di aula Gedung BPKP, Bandar Lampung, Senin (02/03).

Hadir dalam kesempatan ini anggota DPD RI Abdul Hakim, unsur pimpinan BPKP Harapan Tampubolon, pimpinan BPS Lampung Nurul dan seluruh staff BPKP.

Harapan Tampubolon mengucapkan terima kasih atas kehadiran Senator asal Lampung tersebut dan berharap kegiatan ngisi bareng ini berjalan lancar.

Sementara Nurul menyampaikan materi terkait pentingnya Sensus Penduduk 2020. "Pelaksanaan sensus online pada 15 Februari-31 Maret 2020, untuk wawancara langsung pada 1-31 Juli 2020. Sensus online agar tidak mengganggu privasi pemilih. Tagline kami #mencatatindonesia," ujar Nurul.

Sementara itu, Abdul Hakim menjelaskan tugasnya sebagai anggota DPD RI memantau pelaksanaan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik terutama Sensus Penduduk 2020.

Sensus penduduk 2020 berhadapan dengan isu privasi yang makin dominan, kepercayaan masyarakat, dan waktu luang yang sulit ditemui karena masyarakat saat ini semakin individualis.

Menurut survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet saat ini sebanyak 171,17 juta orang atau 64,8% dari populasi penduduk. Sehingga sensus penduduk dengan metode online kemungkinan tidak menjangkau sekitar 35,2% penduduk.

Untuk daerah-daerah yang belum terjangkau internet, akan kesulitan untuk berpartisipasi secara online. Dan kalaupun sudah ada internet, tidak mudah pula bagi penduduk yang kurang paham penggunaan teknologi informasi (IT).  

"Saya ingin mendapat intormasi dan aspirasi secara langsung dari masyarakat terkait kendala pelaksanaan sensus, karena hal ini berkaitan dengan kebijakan pembangunan, mari sukseskan sensus penduduk 2020," tutup senator Lampung tersebut. (OL-09)

BERITA TERKAIT