04 March 2020, 10:39 WIB

Waspada Korona, Balai Kota DKI Ukur Suhu Tubuh Pengunjung


Yanti Nainggolan | Megapolitan

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberlakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk ke Gedung Balai Kota. Ini adalah salah satu langkah antisipasi penyebaran virus korona Covid-19.

Terdapat papan bertuliskan, 'Mohon maaf ada pemeriksaan virus Corona/COVID-19. Suhu badan lebih dari 38 derajat Celcius dilarang masuk' di depan pintu masuk Balai Kota.

"Saat ini, di Balai Kota saja. Diharapkan seluruh gedung pemerintah daerah juga demikian," ujar Kepala Biro Umum dan Administrasi DKI Jakarta Budi Awaluddin saat dihubungi, Rabu (4/3).

Jika ada pengunjung atau PNS yang terbukti demam, orang tersebut akan diperiksa tim dokter pusat kesehatan pegawai yang ada di area tersebut.

"Tidak (disuruh pulang). Nanti kita cek, ada dokter di sini, disarankan tidak boleh masuk, kemudian istirahat di rumah kalau demam," imbuh dia.

Baca juga: 21 Pasien Suspect Korona di Bekasi Dinyatakan Negatif

Saat ini, terdapat tiga alat pemindai suhu tubuh di lingkungan Balai Kota. Pihak Biro Umum sedang pengusahan penambahan alat.

Budi belum dapat menentukan sampai kapan sistem ini akan diberlakukan. Kemungkinan besar hingga DKI dinyatakan bebas COVID-19.

"Selagi belum dinyatakan, setiap hari kita lakukan," ucap dia.

Salah satu pengunjung, Asropih, menyambut positif sistem tersebut. Menurut dia, ini berarti Pemda cepat tanggap.

"Semoga tidak hanya di Balai Kota, tapi juga di sekolah-sekolah atau tempat wisata," harap dia. (OL-1)

BERITA TERKAIT