04 March 2020, 10:45 WIB

Polisi Tuding KKB Ingin Gagalkan PON di Papua


Antara | Olahraga

KAPOLDA Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan ada indikasi KKB ingin menggagalkan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX  terkait dengan kasus-kasus penembakan yang marak kembali di provinsi itu.

"Saat ini, sedang didalami mengingat beberapa hari terakhir ini sering terjadi penembakan di beberapa daerah," kata Kapolda Paulus Waterpauw di Timika, Rabu (4/3).

Jika indikasi itu benar, lanjut Kapolda, TNI/Polri tidak akan tinggal diam dengan melakukan berbagai tindakan pencegahan hingga pelaksanaan PON, 20 Oktober sampai 2 November 2020, tetap berlangsung sesuai dengan rencana.

Baca juga: PON 2020 Diinginkan hanya di Papua

Waterpauw menegaskan pihaknya akan melakukan tindakan tegas terhadap kelompok tersebut, termasuk kelompok lain yang ingin mengagalkan PON.

Selain KKB yang ingin mengagalkan PON, menurut Kapolda, juga ada indikasi kelompok mahasiswa eksodus juga ingin mengagalkan ajang olahraga nasional utama itu.

Khusus untuk mahasiswa eksodus yang hingga kini belum mau kembali ke kampus untuk melanjutkan pendidikan, Waterpauw berpesan kepada mereka jangan menjadi kelompok yang menggangu kamtibmas karena akan berhadapan dengan aparat keamanan.
 
"Masa depan mahasiswa masih panjang. Pergunakan sebaik mungkin dengan menuntut ilmu demi masa depan," pesan Kapolda kepada mahasiswa eksodus yang belum kembali ke kampus. (OL-1)

BERITA TERKAIT