04 March 2020, 09:32 WIB

Jumlah Kasus Positif Virus Korona di Inggris Kini 51


Antara | Internasional

JUMLAH kasus virus korona yang terkonfirmasi di Inggris meningkat jadi 51, naik dari 39 kasus sehari sebelumnya. Hal itu dikatakan Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock, Selasa (3/3).

Sebelumnya, pemerintah mengungkap rencana pergulatan-nya untuk mengatasi penyebaran virus korona itu, dengan memperingatkan bahwa sebanyak seperlima pegawai dapat libur kerja pada puncak penyebaran virus itu.

"Mulai pukul 09.00 hari ini ada 51 kasus yang terkonfirmasi di Inggris dan hal ini jadi semakin mungkin kami akan menyaksikan penularan yang meluas di sini di negeri ini," kata Hancock kepada parlemen.

Hingga kini, virus korona telah menewaskan lebih dari 3.000 orang, namun lebih dari 45 ribu pasien positif virus korona dinyatakan sembuh dan yang terinfeksi sebanyak lebih dari 85 ribu orang di seluruh dunia, yang sebagian besar adalah warga negara Tiongkok.

Baca juga: 9 Pejabat Hubei Diperiksa Terkait Pelarian Pasien Korona

Akibat wabah virus korona, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan keadaan darurat kesehatan global.

Virus korona mengakibatkan pembatalan kegiatan berskala besar yang melibatkan banyak orang berkumpul di tempat tertutup seperti Pameran Buku Paris yang sedianya diselenggarakan Maret 2020 ini.

Banyak perusahaan yang meliburkan karyawannya, memperpanjang masa libur sekolah atau kuliah dan menggantinya dengan pembelajaran jarak jauh lewat internet.

Pasar saham global terpukul oleh penyebaran virus korona, sejumlah maskapai penerbangan menawarkan cuti sukarela kepada pilot dan karyawannya tanpa memberikan uang cuti, seperti yang dilakukan Emirates. (OL-1)

BERITA TERKAIT