04 March 2020, 09:00 WIB

PT DDFI Diminta Genjot Produksi Daging


RZ/N-3 | Nusantara

ANAK usaha Media Group yang bergerak di bidang pangan, PT Dunia Daging Food Industri (DDFI), didorong untuk terus berekspansi dan meningkatkan kapasitas produksi.

Hal itu disampaikan saat perayaan ulang tahun DDFI ke-21, kemarin, di area perusahaan produsen daging itu di Kampung Cikananga, Desa Cikumpay, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Pada kesempatan itu, CEO Media Group Mirdal Akib mengatakan, kapasitas DDFI saat ini sebesar 250-300 ton per tahun. "Kita targetkan tahun ini bisa sampai 500 ton. Pangsa pasarnya juga mestinya tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga meluas ke tingkat global," ujar Akib.

Selain CEO Media Group, perayaan ulang tahun DDFI juga dihadiri VP Corporate Communications Media Group Fifi Aleyda Yahya, President Director Metro TV Don Bosco Selamun, dan News Director Metro TV Arief Suditomo.

Selain itu, Sales and Marketing Director Metro TV Meniek Andini, Programming and Development Director Metro TV Agus Mulyadi, serta Finance, HR, and Technical Support Director Metro TV Arif Nugroho juga terlihat menghadiri acara tersebut.

Turut hadir dari Media Indonesia yaitu Direktur Utama Firdaus Dayat, Deputi Direktur Pemberitaan Gaudensius Suhardi, Deputi Direktur Sales Marketing Bernhard Rotinsulu, dan Deputi Direktur Bisnis Development Syaiful Bahri.

Sementara itu, Direktur Utama DDFI, Anjar Dwimantoro, mengatakan, perusahaan itu berdiri pada 2 Februari 1999 di Ciracas, Jakarta. Saat itu, kapasitas produksi baru sebesar 500 kg per hari atau 10 ton per tahun.

"Awalnya kita hanya berproduksi 500 kg per hari atau 10 ton per tahun," kenang Anjar. Namun, berkat manajemen yang cemerlang, perusahaan itu mengalami perkembangan cukup pesat.

Pada 2017, DDFI mengembangkan sayap bisnis dengan membangun pabrik di Purwakarta. Bos Media Group, Surya Paloh, secara langsung meresmikan pabrik tersebut. "Kapasitas produksi meningkat hingga mencapai 250 ton per tahun," tutur Anjar.

Sebagai informasi, DDFI menjalankan bisnis secara profesional dan berbasiskan sertifikasi, mulai kebersihan hingga keamanan mutu. (RZ/N-3)

BERITA TERKAIT