04 March 2020, 07:00 WIB

Jumlah Korban Tewas Akibat Virus Korona di Iran Jadi 77 Orang


Fajar Nugraha | Internasional

PEMERINTAH Iran mengumumkan 11 orang lagi telah meninggal akibat virus korona Covid-19 dalam satu hari terakhir. Ini membuat jumlah kematian akibat virus korona di Iran mencapai 77 jiwa.

“Secara keseluruhan, 2.336 orang telah terinfeksi Covid-19 sejak wabah dimulai, termasuk 835 kasus baru,” ujar Wakil Menteri Kesehatan Alireza Raisi, seperti dikutip AFP, Selasa (3/3).

Iran sebelumnya dianggap menutupi kasus virus korona yang merebak di negara itu. Namun Iran dibela Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO).

WHO mengatakan tidak ada bukti Iran menutupi kelalaian mengatasi epidemi virus korona Covid-19. Ini terungkap dari mekanisme yang digunakan untuk memantau kinerja berbagai negara dalam kaitannya dengan penanganan epidemi korona.

Baca juga: Virus Ubah Kebiasaan Orang di Dunia

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom mengatakan mekanisme pemeriksaan fakta WHO belum menemukan bukti bahwa Iran telah menutupi tingkat keparahan epidemi tersebut.

Ditanya tentang kabar yang meluas sekitar Iran dan menuduh negara itu menutupi parahnya epidemi virus korona baru, Adhamon menegaskan, "Saya tidak akan membingkai negara mana pun tanpa alasan atau tanpa fakta."

"Ada laporan yang datang dari media tapi ini WHO. Anda tahu, ini organisasi teknis dan harus memeriksa faktanya. Kami tidak bisa mengatakan apa yang dikatakan wartawan,” tambahnya.

"Saya katakan jika kita mengikuti laporan wartawan, apakah itu dilakukan dengan baik atau tidak, maka di mana kita berakhir,” tuturnya.

Dia menyimpulkan dengan mengatakan, "Itulah mengapa kita memiliki mekanisme kita sendiri dan dari kami belum melihat (tuduhan penutupan) itu, tetapi jika kita melihat, maka tentu saja kita harus mengatasinya."

Virus yang muncul di pusat Kota Wuhan di Provinsi Hubei, Tiongkok akhir tahun lalu sejauh ini telah menewaskan lebih dari 3.118 orang di seluruh dunia. Virus ini telah menginfeksi 91.313 jiwa dan pasien yang sudah sembuh mencapai 48.128 orang. (OL-1)

BERITA TERKAIT