03 March 2020, 18:00 WIB

Minat Properti Di Area Kota Mandiri Terus Meningkat


Ghani Nurcahyadi | Ekonomi

MINAT investasi dan pembelian properti untuk dihuni sendiri ataupun untuk bisnis persewaan, baik komersial maupun residensial di kota mandiri makin meningkat secara signifikan.

Hal itu menurut Direktur PT Prioritas Land Indonesia Marcellus Chandra, karena investasi properti di kota mandiri, mulai dari apartemen, rumah tapak, hingga ruko memiliki imbal hasil (yield) yang lebih baik.

Hal itu juga yang menyebabkan kenaikan harga properti atau capital gain dari properti komersial didaerah pengembangan kota mandiri juga dinilai lebih baik ketimbang daerah lain yang belum beranjak berkembang bahkan yang baru berkembang sekalipun

“Peminat atau investor properti cenderung memilih di kota mandiri yang cenderung telah maju pesat  karena investor bisa melirik investasi properti komersial selain properti residensial yang telah nyata berdiri dan tertata dengan apik tanpa harus menunggu lama dan nilai investasi nya berkembang 10 tahun yang akan datang," kata Marcellus dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/3).

Dari sisi lokasi, kawasan yang bisa dilirik adalah area yang sudah tergolong daerah maju seperti area penyangga Jakarta, yakni Tangerang.

Baca juga : Kolaborasi Kampus dan Apartemen Jadi Opsi Baru Serapan Properti

Marcellus menjelaskan, Tangerang menjadi pilihan utama karena relatif dekat dengan Jakarta, lingkungan telah tertata dengan rapih dan ditunjang fasilitas modern yang menjamin kenyamanan maksimal.

"Terbukti Tangerang memiliki banyak township atau kota mandiri yang dihuni oleh kalangan menengah dan menengah ke atas, Selain kalangan menengah atas, kawasan ini juga diisi dengan masyarakat dengan usia produktif sehingga kawasan ini akan terus tumbuh dan berkembang lebih baik dibanding kawasan lain ” ujar Marcell.

Selain itu, di Tangerang akses tol juga sudah semakin mudah, selain juga ada akses kereta rel listrik Commuter Line.

Pertumbuhan super cepat ini dipengaruhi juga oleh hadirnya developer skala besar di wilayah Tangerang dan permintaan yang tinggi atas kebutuhan hunian karena sentimen kawasan yang maju dan dipenuhi fasilitas.

Selain itu kawasan komersial di Tangerang juga berkembang pesat. Berbagai jenis area komersial laris manis di pasaran. Pengembang juga berinovasi menghadirkan area komersial yang menunjang pelaku bisnis.

Baca juga : Perlambatan Sektor Properti Berlanjut

Salah satu inovasi yang dihadirkan di Tangerang ialah proyek Double Great Residence yang digarap Prioritas Gading Indonesia (PGI) yang mengusung tema Campus Residence dengan keberadaan Universitas Esa Unggul yang diproyeksikan menampung 7.000 mahasiswa di dalamnya.

Direktur Utamka PGI Guo Yong He mengatakan, DGC dibangun diatas lahan seluas 3,2 hektare dan pengusung hunian edukatif pertama di wilayah Tangerang dengan Universitas Esa Unggul di area seluas 15.000 meter persegi.

"Ragam fasilitas yang ditawarkan merupakan bagian dari pengembangan kawasan Tangerang menjadi integrated smart city," kata Guo Yong He,

Proyek Double Great Residence adalah hunian berkonsep apartemen yang terintegrasi langsung dengan kampus di kawasan Gading Serpong, Tangerang Selatan. Apartemen yang menyasar segmen menengah atas ini terdiri dari 9 tower. Tahap pertama terdiri dari 3 Tower yaitu Tower Arkose, Moraine dan Mia yang ditawarkan dengan harga mulai Rp460 jutaan.

Prioritas Gading Indonesia (PGI) menggandeng investor Nantong Double Great Group dan kontraktor BUMN terbesar berasal dari Tiongkok, Gezhouba Group Company (CGGC). Investasinya diperkirakan memakan dana hingga Rp2 triliun. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT