03 March 2020, 21:53 WIB

Kemenkes Ingatkan Pemda Jangan Informasikan soal Korona


Candra Yuri Nuralam | Humaniora

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) meminta pemerintah daerah (pemda) tidak sembarangan menyebarkan informasi terkait Covid-19 (virus korona). Penyebaran informasi itu wewenangnya Kemenkes dan rumah sakit yang menangani.

"Biarlah medis yang mengumumkan, jangan kemudian diumumkan orang lain. Takutnya nanti bias enggak karuan," kata Sesditjen PDP Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Selasa (3/3).

Baca juga: Virus Korona Ubah Perilaku Orang dalam Menyapa

Yurianto mengatakan pemda tidak terlalu mengerti tentang virus ini. Pasalnya pemda tidak paham dengan seluk beluk penanganan dan kondisi korban.

"Kalau kemudian daerah mengumumkan sendiri ya saya enggak tahu dia dari mana. Kalau Cianjur mengumumkan sendiri dia suspect korona, dari mana juga dia mendapatkan data seperti itu," ujar Yurianto.

Baca juga: Bali Tangani Tujuh Orang Terobservasi Korona

Dia meminta pemda lepas tangan dengan hal itu. Menurutnya, permasalahan virus korona hanya boleh diumumkan oleh pemerintah pusat dan rumah sakit terkait.

Baca juga: Ini Kronologi Warga Bekasi yang Tewas Terduga Virus Korona

"Sebenarnya, lebih detail lagi rumah sakit yang meminta itulah yang menyampaikan. Tapi karena ini kasus pertama maka kita ambil alih untuk kita laporkan," tegasnya. (X-15)

 

BERITA TERKAIT