03 March 2020, 17:00 WIB

Kolaborasi Kampus dan Apartemen Jadi Opsi Baru Serapan Properti


Ghani Nurcahyadi | Ekonomi

BISNIS properti di Indonesia masih dibayangi dengan sejumlah pelemahan, namun sejumlah opsi untuk menyerap pasar masih bisa diupayakan oleh pengembang.

Salah satunya dilakukan PT. Prioritas Land yang berlokaborasi dengan Universitas Esa Unggul di apartemen Majestic Point Serpong, Tangerang, Banten.

Universitas Esa Unggul membuka Program Internasional di dua lantai apartemen yang berada di kawasan segitiga emas koridor barat ibu kota (Summarecon, Karawaci, dan BSD City) itu.

"Kapasitas kampus kami bisa mencapai 600 mahasiswa. Dengan adanya tempat hunian yaitu apartemen di atas Kampus kami, memudahkan untuk mahasiswa tinggal dan belajar di lokasi yang sama," kata Fransiskus Adikara, Direktur Kampus Internasional Gading Serpong, Univesitas Esa Unggul, dalam keterangan tertulisnya.

Aksesibilitas yang ke sejumlah tempat dan dekat dengan fasilitas transportasi, termasuk bandara, diakui Fransiskus, menjadi pilihan pihaknya memilih area Gading Serpong jadi lokasi pembukaan Porgram Internasional.

Baca juga : Perlambatan Sektor Properti Berlanjut

Selain itu, Fransiskus menilai area Gading Serpong telah berkembang menjadi pusat pendidikan dengan banyaknya kampus maupun cabang kampus yang dibuka diarea itu.

Direktur PT Prioritas Land Indonesia Marcellus Chandra mengatakan, MPS juga didukung dengan fasilitas utama yang terintegrasi. Terdapat juga 50 unit sarana pendukung berupa kios, SOHO (Small Office Home Office), dan ruko (rumah toko).

Dari sisi penjualan, Marcellus menegaskan, telah selesainya pembangunan menara pertama apartemen membuat pihaknya optimistis, MPS akan segera terserap habis oleh pasar.

"Saat ini harga jual per unit mulai dari Rp 590 juta untuk tipe studio dengan luas 29 meter persegi dengan banyak paket kepemilikan mudah awal tahun ini, Dp 0%, Angsuran 1 Jutaan tiap bulan, sebagian unit yang kami tawarkan pun sudah siap untuk dihuni," ujar Marcellus.

Sementara menara kedua dipastikan akan segera rampung tahun ini dan siap untuk segera dihuni. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT