04 March 2020, 00:15 WIB

Tugas Pansus Cari Solusi Banjir


(Ins/Medcom/J-1) | Megapolitan

KETUA DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi mengungkapkan bahwa tugas panitia khusus (pansus) banjir berbeda dengan usulan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Tugas pansus ialah mencari solusi untuk atasi banjir Jakarta.

"Iya, cari solusi bareng-bareng karena Jakarta tak mungkin tak banjir. Tapi, kan bisa diminimalisasi daerah kena banjir," ujar dia di Jakarta, kemarin.

Terkait revisi Peraturan Presiden (Perpres) No 54/ 2008, Pras, panggilan akrab Prasetyo, mengaku akan melihat bagaimana bentuk revisi aturan tersebut. Perpres itu tentang Penataan Ruang Kawasan Jakarta dan daerah penyangga dalam mengatasi persoalan banjir.

"Ya mudah-mudahan itulah kebijakan yang terbaik buat semua, seluruh daerah yang terkena banjir," imbuh dia.

BNPB dan para kepala daerah di Jabodetabek sepakat untuk mengusulkan revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2008. Kepala BNPB Doni Monardo menyebutkan revisi tersebut bertujuan untuk penataan daerah penyangga yang meliputi Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur).

"Kesimpulan yang akan kami laporkan Menko PMK untuk kemudain diusulkan ke tinggkat yang lebih tinggi dalam bentuk adanya sebuah aturan baru, perlu ada revisi Perpres Nomor 54 Tahun 2008," kata dia, Senin (2/3).

Pansus Banjir DPRD DKI bakal memintai keterangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Suratnya sudah diteken Pak Ketua (DPRD DKI) dari situ kita akan mintai keterangan Pak Gubernur soal banjir ini," kata Wakil Ketua Komisi D Nova Paloh.

Nova menjelaskan Komisi D sebagai rekan kerja dari Dinas Sumber Daya Air sudah berkali-kali mengingatkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta soal banjir. Namun, menurut Nova tidak ada pergerakan signifikan dari DKI untuk mengendalikan banjir.

Nova juga mengungkapkan akan memanggil ahli dan akademisi sebagai masukan bagi DKI memecahkan masalah banjir. (Ins/Medcom/J-1)

BERITA TERKAIT