03 March 2020, 20:15 WIB

67 dari 69 ABK Diamond Princess Dinyatakan Negatif Korona


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

SEKRETARIS Ditjen P2P Kemenkes yang juga Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan pihaknya memastikan 67 dari 69 warga negara Indonesia kru kapal pesiar Diamond Princess negatif Covid-19. Sedangkan dua orang lainnya masih dilakukan pemeriksaan ulang.

"Jadi 69 untuk Diamond Princess, kita sudah menyelesaikan 67 hasilnya negatif, ada dua yang harus kita ulang lagi dengan metode yang berbeda tentunya supaya kita betul-betul akurat," kata Achmad di Kemenkes RI, Jakarta Selatan, Selasa (3/3).

Dia menambahkan, upaya itu untuk memastikan bahwa hasil yang keluar akurat. Sehingga pemerintah tidak akan sembarangan mengumumkan tiap kasus yang sudah dikeluarkan hasilnya membingungkan publik bahkan sampai meresahkan masyarakat.

"Kita tidak punya kesempatan lagi untuk meralat kasus yang positif dibilang negatif, itu tidak ada," sebutnya.

Baca juga: Jelang Observasi WNI ABK Diamond Princess

Menurutnya, Kemenkes menggunakan dua metode untuk mengetahui seseorang terinfeksi virus Covid19, yaknu Polymerase Chain Reaction dan Genom Sekuensing. Metode PCR membutuhkan waktu satu hari untuk menentukan apakah seseorang positif atau negatif Covid-19. Sedangkan sekuensing memakan waktu sekitar 3 hingga 4 hari.

"Pemerintah daerah tetap diminta untuk memperhatikan seatrap Harian dari WHO, Kita meminta beberapa perguruan tinggi untuk membantu kita di dalam kaitan untuk ke upaya pemberdayaan masyarakat," paparnya

Diketahui, WNI kru Diamond Princess menjalani masa observasi setelah tiba di Pulau Sebaru, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta (2/3). Sedangkan 188 WNI kru World Dream dinyatakan negatif Corona. Kini, mereka seluruh kru kapal itu harus menjalani masa observasi selama 14 hari sesuai dengan ketentuan yang diatur organisasi kesehatan dunia (WHO).

Pemerintah telah melakukan penelitian terhadap 155 spesimen dari 155 orang. Spesimen itu, dikumpulkan dari 35 rumah sakit rujukan di 23 provinsi. Hasilnya dua orang dinyatakan positif Covid-19 dan diisolasi di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. (OL-4)

BERITA TERKAIT